PSDKU Polnep di Sanggau Gelar Wisuda Perdana
Sanggau (Suara Kalbar) – Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Pontianak di Kabupaten Sanggau mengelar Rapat Terbuka Senat Politeknik Negeri Pontianak dalam rangka Wisuda Pertama Diploma III Tahun Akademik 2020/2021 yang dilaksanakan di Aula Bapenda Kabupaten Sanggau, Rabu (20/10/2021).
PSDKU Politeknik Negeri Pontianak di Kabupaten Sanggau pada wisuda pertama ini mewisuda 34 Mahasiswanya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Muhammad Toasin Asha, beserta para dosen, Dandim 1204/Sanggau Lekol Inf Affiansyah.
Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, Kajari Sanggau Tengku Firdaus,Anggota DPRD Sanggau, Direktur PSDKU Politeknik Negeri Pontianak di Kabupaten Sanggau, Sumadi Haryoko, Kepala OPD Kabupaten Sanggau, pimpinan vertikal di Sanggau, beserta orang tua mahasiswa yang diwisudakan.
Direktur Polnep Pontianak Muhammad Toasin Asha menyampaikan pada wisuda pertama PSDKU Polnep Di Sanggau ini mewisuda lulusan sebanyak 34 orang yang terdiri dari D3 Program Studi Akuntansi Sebanyak 17 Wusudawan, D3 Program Studi Pengelolaan Hasil Perkebunan sebanyak 12 Wisudawan, dan D3 Program Studi Teknologi Mesin sebanyak 5 wisudawan.
“Angkatan pertama ini yang hanya 34 orang karena pada saat diawal pembukaan PSDKU ini waktu yang diberikan sangat sempit,”katanya.
Dikatakan Toasin untuk capaian wsuda dengan lulusan terbaik Program Studi Akuntansi adalah Fransiska Clara Sabina dengan IPK 3,85, Program studi Pengelolaan Hasil Perkebunan Nashira Ashari IPK 3,92, dan untuk Program Studi Teknologi Mesin Ela Oktavia Indriani Sianturi dengan IPK 3,24.
“Sebagai bentuk apresiasi atas atas prestasi keberhasilan mereka kami berikan piagam penghargaan dari Direktur dan uang tunai masing-masing dua juta rupiah,” kapal Toasin.
Pembukaan dan penyelengaraan PSDKU di Kabupaten Sanggau berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2018 tentang ijin pembukaan PSDKU Polnep di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.
“Berkat Komitmen yang tinggi oleh Pemda Sanggau dibawah kepemimpinan Paolus Hadi terhadap penyelengaraan PSDKU Polnep ini dengan memberikan dukungan berupa penyediaan gedung perkuliahan dan lahan seluas 10 hektar serta pemberian dana hibah untuk operasional proses pembelajaran bahkan diluar bantuan dana hibah Bupati juga memberikan beasiswa dari angkatan pertama sampai saat ini,”jelasnya.
Dia menjelaskan komitmen yang tinggi dari Bupati Sanggau dalam mewujudkan Sanggau Maju dan terdepan hari ini kita lihat hasilnya sama-sama kita perhatikan dengan diwisudanya mahasiswa angkatan pertama juga hasil ini tidak terlepas dari semua pihak yang telah memberikan dukungannya.
Atas komitmen yang tinggi yang ditunjukan Bupati Sanggau Paolus Hadi terhadap peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Kabupaten Sanggau maka sebagai bentuk apresiasi kepada beliau sebagai momentum yang bersejarah ini.
“Kehadiran PSDKU Polnep di Kabupaten Sanggau secara langsung meningkatkan sumber daya manusia dan peningkatan IPM di Kabupaten Sanggau.Saya atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika Polnep memberikan piagam penghargaan kepada bapak Bupati Sanggau Paolus Hadi sebagai pelopor dalam peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Sanggau,”kata Toasin.
Sementara itu Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan bahwa Kabupaten Sanggau kembali mengukir sejarah lagi yang dimana sudah tiga tahun lalu Politeknik Negeri Pontianak di Kabupaten Sanggau di dirikan di Bumi Daranante ini.
“Setelah tiga tahun ada 34 mahasiswa yang diwisuda dan tentu sudah memenuhi syarat, serta terakreditasi. Maksud kita juga melaksanakan wisuda terbuka ini agar masyarakat Kabupaten Sanggau tertarik dan yakin bahwa PSDKU Politeknik Negeri Pontianak di Kabupaten Sanggau ini betul-betul bisa melahirkan mahasiswa yang berprestasi,” ujar Bupati Sanggau.
Hari ini, lanjut Bupati, Paolus Hadi kita punya 395 mahasiswa dan 34 Mahasiswa sudah diwisuda.“Kami mohon dukungan masyarakat, yang dimana target kami bisa menembus seribu mahasiswa. Harapan saya kepada mahasiswa kita yang sudah diwisuda dan sudah menerima ijazah Ahli Madya (A.Md.), agar mereka bisa berkarya di Kabupaten Sanggau yang kita cintai ini.
Tentu sebagai mahasiswa yang sudah siap untuk berkarya di luar, berharap banyak pihak yang bisa menggunakan mereka, yakni ada tiga jurusan pertama Teknologi mesin, Akuntansi dan Pengelolaan Hasil Perkebunan.
“Mereka ini siap untuk berkarya dan saya dorong juga agar mereka mau bergerak di swasta, karena apa? Masih banyak celah dunia di Kabupaten Sanggau ini yang belum kita buka dan jadilah orang-orang yang kreatif, cerdas untuk Kabupaten Sanggau yang lebih baik,” jelas Paolus Hadi.






