Wabup Sambas Harap Sinergi Pemda Legislatif Semakin Baik

  • Bagikan
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat menyampaikan Jawaban Bupati Sambas atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Sambas terkait pembahasan Perubahan APBD dan dua desa baru. Paripurna dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD, Ferdinan Syolihin didampingi Wakil Ketua III DPRD Suriadi, Selasa (14/9/2021).

Sambas (Suara Kalbar)- Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat menyampaikan Jawaban Bupati Sambas atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Sambas terkait pembahasan Perubahan APBD dan dua desa baru. Paripurna dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD, Ferdinan Syolihin didampingi Wakil Ketua III DPRD Suriadi, Selasa (14/9/2021).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sambas menegaskan pentingnya jalinan komunikasi dan koordinasi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Dikatakan Fahrur Rofi, sampai saat ini, komunikasi kedua stake holder sudah terjalin dengan sangat baik.

“Pemerintah Daerah berharap, sinergi antara pemda dan legislatif tetap terjalin baik dan semakin baik kedepannya,” ujar Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi.

Momentum pembahasan produk hukum kata Fahrur Rofi sebagai bagian dari upaya menjalin sinergi yang lebih baik. Kata Wabup, eksekutif dan legislatif saling mendukung dengan komunikasi yang baik untuk menghasilkan sebuah produk hukum yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Kami berterima kasih, hingga saat ini terus mendapat dukungan dari legislatif untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan sesuai fungsi masing-masing,” jelas Wabup.

Wakil Ketua I DPRD, Ferdinan Syolihin mengatakan diperlukan kondisi yang kondusif untuk mewujudkan pembangunan.

“Memang harus ada sinergi yang baik, komunikasi yang baik dan tentunya koordinasi yang baik pula. Kami siap mendukung Pemerintah Daerah dengan fungsi kami sebagai wakil rakyat. Kami berharap sinergi yang ada melahirkan banyak manfaat bagi masyarakat dan daerah kita,” kata Legislator PDI Perjuangan ini.

Wakil Ketua III DPRD Suriadi menyebutkan, pemandangan umum yang disampaikan setiap fraksi bisa dikatakan sebagai bentuk perhatian legislatif kepada pemerintah daerah. Masukan, saran, pertanyaan, hingga kritikan yang dikemukakan para legislator pada momentum pemandangan umum pembahasan produk hukum, dikatakan Suriadi, untuk mengingatkan bersama apa yang harus menjadi perhatian skala prioritas.

“Alhamdulillah, hingga saat ini, harmonisasi legislatif dengan eksekutif terjalin dengan baik. Apa yang menjadi sorotan wakil rakyat terutama yang disampaikan melalui pemandangan umum maupun pendapat fraksi pada pembahasan produk hukum sebagai bentuk komunikasi dan koordinasi mengedepankan kebersamaan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah,” kata Suriadi.

  • Bagikan