Mengenal Probiotik dan Manfaatnya Bagi Tubuh

  • Bagikan

.

Oleh: Suci Solihati

Sebagian besar masyarkat kita tidak asing lagi dengan produk yang mengandung probiotik baik dalam bentuk makanan maupun minuman. Bahkan pada saat ini produk-produk yang mengandung probiotik sudah semakin populer di masyarakat. Produk-produk yang mengandung probiotik tersebut merupakan hasil dari proses fermentasi. `Namun apakah sebenarnya probiotik itu? dan apakah manfaat yang diperoleh tubuh dari mengkonsumsi probiotik? 

Manusia memiliki bermacam-macam jenis bakteri yang terdapat didalam tubuh, baik bakteri baik maupun buruk. Bakteri baik tersebut itulah yang sering kita kenal sebagai probiotik. Menurut Lilley dan Stillwell yang merupakan orang pertama yang memperkenalkan istilahnya, probiotik merupakan mikroba yang menstimulasi pertumbuhan mikroba yang lainnya. Menurut FAO (Food and Agriculture Organization), probiotik merupakan suatu mikroorganisme hidup yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Prinsip kerja dari probiotik tersebut dengan cara menggunakan kemampuan dari suatu organisme tersebut dalam proses penguraian rantai panjang karbohidrat, protein, serta lemak.  Dimana kemampuan tersebut didapat karena adanya enzim khusus milik organisme yang berfungsi dalam memecah ikatan. Pemecahan tersebut merupakan pemecahan dari molekul yang kompleks hingga menjadi molekul yang lebih sederhana sehingga mempermudah penyerapan yang dilakukan oleh saluran pencernaan pada manusia.

Produk mengandung probiotik yang sudah lama dikenal yaitu produk dari hasil fermentasi susu dengan menggunakan bakteri asam laktat (Lacttobacilli dan Bifidobacterium). Namun, tidak semua bakteri asam laktat bersifat probiotik. Bakteri probiotik merupakan suatu bakteri yang dikonsumsi pada keadaan hidup serta dapat bertahan hidup pada saluran pencernaan setelah melewati enzim pada air liur, asam pada lambung, garam pada empedu, mampu untuk menempel pada saluran pencernaan, dan menjaga keseimbangan mikroflora pada usus serta dapat juga memberikan efek kesehatan pada tubuh. Menurut Waspodo (2002), terdapat beberapa bakteri probiotik yang sudah melewati uji klinis diantaranya yaitu Lactobacillius casei subsp. Casei shirota strai yang terdapat pada yakult, dan Bifidobacterium serta Lactobacillus acidophilus.  

Probiotik biasanya terdapat pada produk olahan seperti yogurt, keju, es krim, dan yakult. Probiotik memiliki jumlah strain yang terdapat pada produk makanan yaitu sebesar 106 CFU/g atau jumlah strain probiotik yang harus dikonsumsi setiap harinya berjumlah sekitar 108 CFU/g yang bertujuan untuk mengimbangi kemungkinan terjadinya penurunan dari bakteri probiotik yang ada pada pencernaan. Probiotik memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh  dengan melalui tiga mekanisme fungsi, yaitu : 

1.Fungsi proteksi yang merupakan kemampuan untuk menghambat patogen yang terdapat didalam pencernaan, 

2.Fungsi sistem imun tubuh yang dilakukan dengan peningkatan sistem imun pada tubuh dengan menggunakan kemampuan probiotik, 

3.Fungsi metabolit probiotik yaitu metabolit yang dihasilkan probiotik, termasuk juga kemampuan probiotik untuk mendegredagi laktosa pada produk susu fermentasi. 

Selain itu, probiotik juga memiliki efek pada kesehatan yaitu, sebagai penanggulangan diare, 

menstimulasi sistem imun, menurunkan kadar kolestrol, mencegah kanker pada usus dan kolon, menurunkan hipertensi, dan menekan perkembangan dari sel tumor, serta dapat juga mencegah alergi. 

*Penulis Adalah Mahasiswa Prodi Kimia, MIPA Untan Pontianak

  • Bagikan
You cannot copy content of this page