Himapol Fisip Untan Kecam Tindakan Asusila

  • Bagikan

Oleh : Aldi Mayung Sera.

“Peran orang tua dan keluarga pada kasus ini sangatlah penting.”

HIMAPOL FISIP UNTAN, khususnya Divisi Pemberdayaan Perempuan, mengecam  keras tindak asusila yang terjadi di Singkawang yang baru terungkap 3 Januari 2021 lalu seperti yang dikabarkan pada laman Tribunnews Singkawang.com, yang dimana Pelaku yang merupakan kakak korban dan masih di bawah umur (14 tahun) telah melakukan pencabulan terhadap adik tirinya yang baru berusia 5 tahun hingga 10 kali. Sangat disayangkan karena hal itu masih saja terjadi  dan lebih disayangkan lagi hal tersebut terjadi antara kakak beradik walaupun mereka saudara tiri akan tetapi dalam keluarga yang seharusnya saling menyayangi dan menjaga justru berbalik menjadi hal tidak diinginkan seperti pencabulan tersebut.

Dampak yang ditimbulkan dari kejadian tersebut sangatlah fatal, yang dimana seorang anak kecil yang belum tau apa-apa dihadapkan dengan hal seperti ini, kejadian tersebut sangat berpengaruh terhadap psikologis dan psikis korban yang akan menimbulkan trauma, ketakutan serta kecemasan, membuat korban tidak percaya diri lagi dan susahnya korban untuk bersosialisasi dengan lingkungan luar karena yang melakukan tindakan tak terpuji tersebut adalah kakaknya sendiri.

Peran orang tua dan keluarga pada kasus ini sangatlah penting, dimana korban sangat memerlukan dukungan dan semangat yang luar biasa agar dapat melewati hari-hari kedepannya dengan baik, orang tua juga harus mengawasi anak-anak nya agar tidak terjadi masalah seperti sekarang ini.

Perhatian orang tua dan nasehat-nasehat orang tua juga sangat diperlukan oleh sang anak agar mereka bisa saling menjaga dan saling menyayangi satu sama lain. Selain itu, Sex Education sedari dini sangatlah penting untuk diberikan kepada anak baik dirumah maupun disekolah, dimana mereka nantinya akan mengetahui apa yang harus mereka lakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

Dalam kasus ini, kami dari Divisi Pemberdayaan Perempuan HIMAPOL FISIP UNTAN mengharapkan adanya tindakan tegas dari pihak Kepolisian serta Komnas Perlindungan anak dan Perempuan dalam menangani kasus tersebut dan berbagai kasus-kasus pelecehan seksual lainnya di Indonesia sesuai dengan hukum yang berlaku. Juga untuk kita perempuan diharapkan untuk selalu waspada, jaga diri serta orang-orang sekitar.

Karna pelecehan bisa terjadi kapan saja, pelecehan tidak memandang pakaian dan umur, pelecehan bisa terjadi pada orang dewasa serta anak-anak, bisa terjadi pada wanita yang berpakain terbuka sampai tertutup sekalipun.

Jangan takut melapor pada pihak berwajib jika kalian, saudara kalian, dan orang lain mengalami pelecehan seksual. Indonesia memiliki Hukum yang sangat ketat dalam menindak perlakuan pelecehan seksual, apalagi ketika tindakan tersebut sudah mengarah pada tindak kriminal. 

*Penulis adalah Mahasiswa Ilmu Politik dari Fisip universitas Tanjungpura

  • Bagikan
You cannot copy content of this page