Gandeng Bea Cukai Jagoi Babang, Karantina Pertanian Entikong Siap Dorong Ekspor
![]() |
| Karantina Pertanian Entikong menggandeng Bea Cukai Jagoi Babang dalam ekspor produk pertanian yang cukup besar di perbatasan di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. |
Bengkayang (Suarakalbar)- Karantina Pertanian Entikong menggandeng Bea Cukai Jagoi Babang dalam ekspor produk pertanian yang cukup besar di perbatasan di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.
“Salah satu komoditas pertanian unggulannya adalah Lada. Melihat potensi tersebut, kami mendorong ekspor komoditas-komoditas pertanian di wilayah perbatasan melalui salah satu tempat pengeluaran PLB Jagoi Babang, yang juga merupakan Wilayah Kerja (Wilker) Karantina Pertanian Entikong, ” ujar Yongki Wahyu Setiawan, Kepala stasiun Karantina Pertanian kelas I Entikong, Rabu (10/2/2021).
Yongki mengatakan pihaknya juga bersinergi dengan Bea dan Cukai dalam ekpor produk pertanian perbatasan. “Karantina Pertanian Entikong wilayah kerja Jagoi Babang bersama Bea dan Cukai telah mengunjungi tiga kantor desa di kecamatan Sanggau Ledo yaitu Desa Sinar Tebudak, Desa Bengkilu, dan Desa Kamuh,” katanya.
Adapun dari pihak Bea dan Cukai yang turun langsung ke lapangan yaitu Kepala Seksi Umum Bea dan Cukai, Kepala Seksi Pabean Bea dan Cukai Jagoi Babang beserta anggotanya. Adapun Pejabat dari Karantina Pertanian yaitu Arianto sebagai penanggung jawab Wilker Jagoi Babang beserta anggotanya.
“Maksud dari kegiatan ini adalah untuk berkoordinasi dan menjalin silaturahmi di ketiga desa tersebut dalam rangka persiapan sosialisasi mengenai ekspor komoditas pertanian yang dijadwalkan lebih lanjut pada pertengahan atau di akhir bulan Februari mendatang,” katanya.
Saat ini PLB Jagoi Babang dalam tahap pembangunan menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN), oleh karena itu Karantina Pertanian Entikong langsung bergerak cepat memanfaatkan peluang dalam rangka menyusun strategi mendorong ekspor komoditas pertanian melalui PLBN Jagoi Babang.
Kepala Karantina Pertanian Entikong, Yongki Wahyu Setiawan mengatakan bawah manuver yang dilakukan di wilayah kerja Jagoi Babang tersebut merupakan salah satu upaya dalam rangka mendukung program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor komoditas pertanian.
“Pasti kita kawal terus, rencana di bulan ini akan diadakan sosialisasi terkait ekspor melalui Jagoi Babang. Ini sebagai tahap persiapan yang dapat kita manfaatkan bersama pihak Bea dan Cukai serta instansi terkait lainnya, karena saat ini Jagoi Babang tengah progress pembangunan PLBN. Seketika selesai dan masa pembatasan sosial oleh Malaysia kembali dibuka, kita sudah siap untuk mendorong ekspor melalui PLBN Jagoi Babang,” kata Yongki.
Penulis : Agus Alfian






