Wali Kota Salurkan Kembali Baju Hazmat Bagi 4 RS dan Puskesmas
![]() |
| Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie kembali menyalurkan bantuan baju hazmat dari donatur kepada empat Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas yang ada di Kota Singkawang, kegiatan penyerahan tersebut dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Singkawang, Selasa (12/5/2020). |
Singkawang (Suara Kalbar)- Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menerima bantuan baju hazmat bagi tenaga medis dalam menangani Covid-19 dari para donatur sebanyak 1.272 pcs, bantuan tersebut kembali disalurkan kepada 4 Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas yang ada di Kota Singkawang pada Selasa (12/5/2020).
Hadir di dalam penyaluran kembali dan penyerahan baju hazmat diantaranya pimpinan RSUD dr Abdul Aziz Singkawang, RS DKT Tingkat IV Singkawang, RS Harapan Bersama, RS Santo Vincentius serta Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, dr Barita P Ompusunggu.
“Sumbangan ini dari Ibu Liliana Halim dari Yayasan Buddha Fellowship, Duta Peduli, Alumni SMEA Singkawang angkatan 1985 dan Pak Asyir (Kadis PU Kota Singkawang) yang telah memberikan baju hazmat sebanyak 1.272 pcs yang nanti kita serahkan kembali dengan 4 RS dan Puskesmas di Singkawang,” ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
Tjhai Chui Mie mengungkapkan rasa bahagianya, karena begitu banyak perhatian teman-teman donatur baik dari Pontianak atau Jakarta yang telah membantu sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan tenaga medis di Singkawang, apalagi tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
“Kami mengucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para medis di Kota Singkawang,” katanya.
Direktur RSUD dr Abdul Aziz Singkawang, dr Ruchanihadi, Sp.PD menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dan Wali Kota yang telah menyalurkan kembali bantuan tersebut,
“Kami berharap donasi ini berguna bagi keamanan tim medis kami baik di RSUD dr Abdul Azis, Puskesmas dan RS swasta di Kota Singkawang,” jelasnya.
Ruchanihadi mengatakan pelayanan di RSUD dr Abdul Aziz Singkawang tetap berjalan terus. “Kita tidak tahu kapan Covid-19 ini berakhir dan kita sangat butuh donasi untuk perlengkapan penanganan pasien Covid-19,” katanya.
Penulis : Tim Liputan
Editor : Hendra





