Raih WTP 5 Kali Berturut, Paolus Hadi : Pengolahan Anggaran Yang Benar
![]() |
| Bupati Sanggau terima piagam dari kepala KPPN Sanggau.[suarakalbar/Darman] |
Sanggau (Suara Kalbar) – Lima Kali Berturut-turut Pemkab Sanggau mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI) atas Keberhasilannya Menyusun dan Menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2018 dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Diserahkan melalui Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Sanggau, Bulus Lumban Gaol kepada Bupati Sanggau, Paolus Hadi, serta di dampingi Pj. Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka, dan Kepala BPKAD Kabupaten Sanggau, Hadi Sudibjo, bertempat di Ruang Kerja Bupati Sanggau, Rabu (16/10/2019).
Menanggapi keberhasilannya mempertahankan WTP, Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan bahwa sebenarnya WTP sudah tinggal penyerahan. Bahkan yang pertama sudah ada catatan BPK yang harus dituntaskan dan salah satu PR adalah aset.
“Aset inilah yang kemarin juga saya sampaikan saat rapat pimpinan supaya dibenahi,” kata Paolus.
karena aset ini kan tidak simple, contohnya di Bina Marga, ketika kita membangun satu ruas jalan, jadi aset asal kita harus tau berapa. Nah, setelah kita bangun nanti penyusutan juga harus tau.
“itu namanya kapitalisasi dan ini yang harus kita genahi,”katanya.
Bupati Sanggau mengatakan mengenai soal aset itu harus tau dari siapa dan punya siapa.
“Artinya kalau anggaran dari APBD apakah menjadi aset daerah atau kita serahkan ke pihak lain, contohnya pertanian. Harusnya ada belanja yang namanya untuk masyarakat, contohnya traktor, ketika kita serahkan kepada masyarakat atau kelompok tani harus ada bukti penyerahan, bearti itu sudah menjadi milik kelompok tani. Nah, hal-hal itulah yang kita benahi,” ujarnya.
Selama kepemimpinan Bupati Paolus Hadi rutin mendapat WTP dari Kementerian Keuangan RI.
“Mudah-mudahanlah, karena saya memang ingin menjalankan anggaran ini dengan sungguh-sungguh. Kita ingin tunjukkan bahwa kita juga bekerja dengan pengolahan anggaran yang benar,” tegasnya.
Lanjut dikatakaannya bahwa raih WTP tersebut ada insentif juga, biasanya dari dana ADD dan DAU juga dipertimbangkan.
“Disamping kita memperoleh insentif, juga untuk menambah pembangunan. Saya ingin memacu lebih baik lagi. karena WTP itu ada standarnya, bearti belum sempurna betul contohnya aset. Nah, aset kita ini harus kita benahi, ini memang pekerjaan besar sebenarnya aset ini, karena sudah puluhan tahun yang lalu harus kita benahi semua,” tutur PH Bupati Sanggau dua periode.
Penulis : Darman
Editor : Diko Eno






