Wako Edi Kamtono Support Pontianak Menuju Kota Wakaf
Pontianak (Suara Kalbar) – Pemerintah Kota Pontianak menyatakan dukungan penuh terhadap upaya menjadikan Pontianak sebagai Kota Wakaf. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat menerima audiensi Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Pontianak di Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (20/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota mengapresiasi kinerja BWI yang selama ini aktif mendorong pengelolaan dan pengembangan wakaf di Kota Pontianak. Ia menegaskan, Pemkot Pontianak siap berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan BWI untuk mengorganisasikan harta benda wakaf agar lebih tertata dan produktif.
“Kami mengucapkan apresiasi atas kinerja BWI. Selama ini pembinaan harta benda wakaf sudah kami lakukan, namun memang belum terorganisir dengan baik. Untuk itu, kami sangat mensupport dan siap berkolaborasi dengan program-program yang dilaksanakan Kemenag dan BWI, terlebih lagi usaha untuk menjadikan Pontianak sebagai Kota Wakaf,” ujar Edi.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pontianak, H. Ruslan, S.Ag, MA, beserta jajaran, Pengurus BWI Provinsi Kalimantan Barat Dr. Rasiam, MA, Ketua BWI Kota Pontianak Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA, serta pengurus BWI lainnya.
Wali Kota juga menegaskan rasa terima kasih kepada BWI atas kontribusi dan komitmen yang telah terbangun selama ini. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam mewujudkan Pontianak sebagai Kota Wakaf yang sesuai dengan regulasi dan program nasional.
Sementara itu, Kakan Kemenag Kota Pontianak H. Ruslan, S.Ag, MA menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Pontianak terhadap berbagai program Kemenag, khususnya terkait pendataan wakaf.
“Kami dari Kemenag Kota Pontianak mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan pemerintah kota, terutama dalam program pendataan wakaf dan upaya menjadikan Pontianak menuju Kota Wakaf. Kami selalu siap berkolaborasi dalam program-program ke depan,” ungkapnya.
Ketua BWI Kota Pontianak Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA juga menyampaikan rasa bahagianya atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Pontianak terhadap BWI, baik pada tahun-tahun sebelumnya maupun untuk program ke depan.
“Kami bahagia sekali karena telah didukung dan diberi kepercayaan oleh Pemerintah Kota Pontianak sejak tahun 2025 ke belakang, dan juga dukungan berkelanjutan untuk BWI Pontianak pada tahun-tahun mendatang,” ujar Zaenuddin yang juga Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak.
Dari sisi kebijakan provinsi, Dr. Rasiam, MA dari BWI Kalbar menjelaskan bahwa arah pembangunan daerah melalui RAD dan RPJMD Kalimantan Barat sejalan dengan penguatan ekonomi syariah, di mana wakaf menjadi salah satu pilar penting.
“Wakaf merupakan bagian dari pilar utama dalam Asta Cita Presiden Prabowo. Secara keseluruhan, Pontianak sudah memenuhi syarat menjadi Kota Wakaf. Tinggal bagaimana kita bersinergi. Pak Wali Kota dan Kakan Kemenag Kota Pontianak menjadi pilar utama untuk mewujudkannya,” jelas akademisi IAIN Pontianak tersebut.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






