Pertama di Kalbar, Bawaslu Sekadau Launching Kampung Awas di Tanjung
![]() |
| Launching Kampung Awas di Desa Tanjung Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau |
Sekadau (Suara Kalbar) – Bawaslu Kabupaten Sekadau menggelar Launching Kampung Awas, Kamis (19/09/2019) pukul 16.00 WIB.
Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan di Kalimantan Barat yaitu di Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau.
“Ini launching kampus awas pertama di Kalimantan Barat dan semoga menjadi role model bagi Desa – desa lain dalam hal penyelenggaraan pesta demokrasi yang ada di Kalbar,” ucap Ruhermansyah, Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat.
Ruhermansyah mengatakan semoga melalui kampung awas ini merupakan strategi pengawasan dan pencegahan pelanggaraan pemilu kepada masyarakat mulai dari tingkat bawah.
Ini juga merupakan sinergitas Bawaslu bersama program Gubernur Kalbar yang ingin mewujudkan Desa Mandiri.
“Semoga kampung Tanjung yang berstatus Desa Berkembang dapat ditingkatkan menjadi Kampung Mandiri seperti yang di inginkan Gubernur kita,” bebernya.
![]() |
| Foto Bersama |
Ketua Bawaslu Sekadau, Nur Soleh mengatan bahwa pemilihan Desa Tanjung merupakan wujud penyelenggaraan pemilihan umum pada pemilu lalu maupun sebelumnya yang berjalan sukses.
“Desa Tanjung termasuk desa yang sukses penyelenggaraannya pada pemilu lalu maupun sebelumnya, maka kita dirasa pantas dipilih sebagai kampung awas,” tegasnya.
Kedepan, Desa Tanjung juga di rencanakan menjadi Icon kampung demokrasi. “Ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada para masyarakatnya tentang pesta demokrasi yang ada di Negara Indonesia utamanya di Sekadau,” ucap soleh.
Kepala Desa Tanjung, Samsudin mengucapkan terimakasih kepada pihak Bawaslu yang telah memilih Desa nya sebagai Desa Awas dalam rangka penguatan partisipatif berbasis Desa.
“Semoga ini bisa kami pertahankan demi suksesnya penyelenggaraan pilkada maupun pemilu kedepan dan akan datang.Alhamdulillah Desa kita dipilih, kami ucapkan terimakasih kepada pihak Bawaslu,” ucapnya.
Penulis: Tambong Sudiyono
Editor: Kundori






