Yakobus Kumis: Jangan terprovokasi dengan isu yang menyesatkan
![]() |
| Drs. Yakobus Kumis, MH. Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) |
Pontianak (Suara Kalbar) – Berkaitan dengan situasi yang sedang memanas di Pontianak, Drs. Yakobus Kumis, MH. Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), menyerukan kepada segenap masyarakat Dayak Se Indonesia dan Pengurus/Anggota DAD Provinsi, DAD Kab/Kota se Kalimantan, agar tidak terprovokasi dengan isu yang menyesatkan.
Saat dihubungi suarakalbar.co.id, Yakobus Kumis membenarkan serta menegaskan seruan tersebut, supaya semua kalangan untuk menahan diri terhadap situasi serta isu yang memanas saat ini, Rabu (22/5/2019).
Selengkapnya ini seruan yang disampaikan Sekjen MADN yang disebarkan melalui peaan WhatsApp:
Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubat.
Berkaitan dengan situasi yang sedang memanas di Pontianak, perlu kami sampaikan bahwa itu berkaitan dengan tuntutan kelompok tertentu yang meminta Bawaslu Mendiskualifikasi Paslon Presiden dan Wapres 01 pemenang pada Pemilu 2019 yang telah diumumkan secara resmi oleh KPU. Padahal Paslon 02, Prabowo Subiyanto telah menegaskan untuk menempuh jalur hukum melalui MK.
Gerakan di Bawaslu pusat dan juga di Pontianak diindikasikan sebagai upaya untuk mendeskreditkan Pemerintah, TNI dan Polri serta menjelekkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 01 yang terpilih secara konstitusional, demokrasi, sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.
Demokrasi sudah dicederai oleh oknum-oknum dari pendukung 02 dan pihak-pihak lain yang memanfaatkan situasi ini. Karena itu Kami dari Majelis Adat Dayak Nasional sudah meminta kepada aparat keamanan dan hukum untuk bertindak tegas. Jangan lagi ada toleransi terhadap pengacau, pembuat rusuh dan yang berbuat anarkis, karena Negara kita adalah Negara Hukum. Negara harus kuat dan berada di atas kekuatan kelompok apapun di Indonesia.
Kepada seluruh Masyarakat Dayak se Indonesia di manapun berada untuk tidak terprovokasi dengan isu atau berita-berita yang menyesatkan. Kita serahkan sepenuhnya kepada Alat Negara TNI dan Polri.
Jika ada isu-isu atau berita-berita Hoax, koordinasikan dengan aparat TNI dan Polri terdekat. Mari kita jaga keamanan dan kondusifitas daerah kita masing-masing.
Salam Satu Darah, Dayak Abadi.
Majelis Adat Dayak Nasional (MADN)
Sekretaris Jenderal,
Drs. Yakobus Kumis, MH.
Tembusan di sampaikan kepada Yth Presiden MADN di Pontianak.
Demikian pesan yang disampaikan oleh Sekjen MADN, dan meminta perhatian serta kerjasamanya agar tidak terprovokasi.
“Selalu jaga persatuan dan kesatuan NKRI,” himbaunya.
Editor: Nikodemus Niko






