Utin Srilena: Fery penyeberangan ditutup hingga suasana aman dan kondusif
![]() |
| Suasana di dermaga Fery penyeberangan |
Pontianak (Suara Kalbar) – Suasana terkini Kota Pontianak hingga saat ini meski sudah mereda namun beberapa ruas jalan di Kota Pontianak terpantau masih ditutup.
Seperti arah di Jalan Ahmad Yani, warga yang melintas tidak dapat melewati Jalan Veteran namun masyarakat yang melintas dari Jalan Gajahmada bisa melintasi kawasan tersebut.
Demikian pula dengan fery penyeberangan dimana setiap harinya, masyarakat Kota Pontianak menggunakan fasilitas penyeberangan sungai perharinya sebanyak 500 hingga seribu kendaraan.
“Kalau untuk hari ini perintah pihak keamanan langsung untuk fery penyeberangan ditutup hingga suasana kondusif,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena kepada suarakalbar.co.id usai melakukan pertemuan dengan Dirjen Perhubungan, Rabu (22/5/2019).
Menurutnya penutupan sendiri dilakukan semenjak pukul 09.00 Wib dan akan dibuka kembali jika semua keadaan normal kembali dan sesuai arahan dari pihak keamanan.
“Sejauh ini mengantisipasi hal yang tidak diinginkan memang fery penyeberangan kita tutup dan dibuka sesuai dengan instruksi juga,” tegasnya.
Ditutupnya fery penyeberangan, diakui Utin Srilena merupakan kebijakan sehingga masyarakat diharap bersabar dan mengikuti jalur yang tidak ditutup agar mengurai kemacetan yang terjadi di Kota Pontianak.
“Ada ruas jalan lain yang bisa dilewati dan kita berharap suasana akan kembali kondusif sehingga jalan yang ditutup termasuk fery penyeberangan bisa kita buka dan masyarakat bisa beraktifitas normal kembali,” jelasnya.
Jika kendaraan bermotor melintasi fery penyeberangan digunakan perharinya sekitar 500 hingga seribu kendaraan untuk jenis roda dua, demikian pula untuk roda enam yang menggunakan jalur sungai tersebut.
“Kalau roda enam lebih banyak lagi, tetapi pasti akan dibuka kembali usai keadaan kondusif,” pungkasnya.
Penulis : Dina Wardoyo
Editor : Kundori





