Sambas, kabupaten pertama capai 95 persen se-Kalimantan program MR

Pontianak (Suara Kalbar) – Kabupaten Sambas merupakan satu satunya daerah di Kalimantan dengan capaian 95 persen dalam pencapaian program Measles Rubella (MR) yang menjadi salah satu program pemerintah Indonesia yang mencapai target pada September 2018.
Fattah Maryunani, Kadis Kesehatan Sambas mengatakan pencapaian juga dukungan yang diberikan oleh Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili yang juga memberikan pemahaman kepada masyarakat Sambas.
“Pilih babi atau pilih mati, itu yang dikatakan Bupati dan dari 8 Puskesmas baru 7 Puskesmas yang mencapai 95 persen, selebihnya yaitu 1 Puskesmas lagi akan mencapai 95 persen,” ungkapnya saat Media Gathering bersama Aliansi Jurnalis Independent, UNICEF dan Dinas Kesehatan Kalbar, Kamis (8/11/2018).
Menurutnya keberhasilan Kabupaten Sambas, tergantung dari Puskesmas dengan masing-masing Zona, meski halal haram menjadi salah satu kendala dan diselesaikan langsung oleh seluruh pihak terkait termasuk Pemerintah Kabupaten Sambas.
“Masuk grup WA, langsung ditanggapi oleh Sekda Sambas sehingga lintas Sektoral bergerak termasuk memberikan sosialisasi ke sekolah sekolah etnis Thionghoa dan tempat dimana titik dengan sosialisasi yang diperlukan,” terangnya.
Dengan pencapaian 107 persen, Sambas diakuinya masih harus terus melakukan sosialisasi demi tercapainya target penyaluran MR kepada masyarakat luas.
Kepala Dinas Kalbar, Andy Jap mengakui jika pelaksanaan sosialisasi MR akan memenuhi target dengan seluruh pihak terkait.
“Harus kerjasama dari lintas sektor mengeroyok sisa dua bulan termasuk kepada pelayanan kesehatan agar lebih siap mengantisipasi jika terjadi hal-hal terkait penyuntikan MR di masyarakat,” paparnya.
Iapun berharap meski Kalbar secara keseluruhan belum mencapai target namun ia yakin perpanjangan waktu ini akan menambah pemahaman kepada masyarakat luas terutama di Kalbar.
“Saya yakin bisa kita bisa menjadi bangsa yang hebat dan paham akan pentingnya arti MR,” pungkasnya.
Penulis: Dina Prihatini Wardoyo
Editor: Kundori




