Film dokumenter karya jurnalis Indonesia ramaikan Fesmed 2018

Pontianak (Suara Kalbar) – Para jurnalis dan mahasiswa, Sabtu (22/9/2018) siang memadati ruang aula B Rumah Radakng Pontianak dalam rangkaian acara Festival Media (Fesmed) 2018, yang salah satu acaranya adalah pemutaran video jurnalistik.
Banyak jurnalis yang tertarik untuk menonton video jurnalistik tersebut. Film tersebut berjudul ‘Asimetris’. Film ini menceritakan tentang keberagaman kehidupan oerekonimian kelapa sawit di daerah Kalimantan dan Marauke.
Dalam video tersebut terlihat konfrontasi antar masyarakat petani dengan perusahaan. Video tersebut terlihat jelas bagaimana konflik itu terjadi dan kericuhan yang sangat besar sehingga aparat kepolisian semoat menembakan pistol sebagai tanda peringatan agar keributan tersebut mereda.
“Video ini dicicil sejak tahun 2015 hingga 2017, ya sangat lama karena dalam membuat karya yang sangat luarnbiasa itu membutuhkan waktu yang lama dan pendalaman terhadap masyarakat disana,” ujar Dendi Dwi Laksono selaku pemateri.
Film ini mempunyai tujuan agar masyarakat tahu kehidupan petani sawit yang sebenarnya dan bagaimana mereka diperlakukan dengan tidak adil dan balasan gaji yang tidak sesuai dengan pekerjaan mereka yang berat.
Penulis: Legyana Ramadhani
Editor:Kundori




