SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Desa Lubuk Tajau Gelar Pemantauan Standar Poskesdes

Desa Lubuk Tajau Gelar Pemantauan Standar Poskesdes

Sekadau (Suara Kalbar) – Guna menunjang program pemerintah daerah Kabupaten Sekadau, Pemdes Lubuk Tajau, pada Kamis (23/8) bertempat di aula kantor Desa Lubuk Tajau, mengadakan kegiatan Pemantauan Standar-Suara dan Aksi Warga Negara untuk meningkatkan kualitas pelayanan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).

Kegiatan ini didanai oleh Uni Eropa melalui Wahana Visi Indonesia (WVI). Dalam kegiatan tersebut hadir juga anggota Koalisi Organisasi Masyarakat Peduli Anak Sekadau (KOMPAS).

Kepala Puskesmas Nanga Taman, Mery S.Kep. dalam penyampaiannya mengatakan, di kecamatan Nanga Taman terdapat 4 unit Pustu, yaitu Pustu Desa Lubuk Tajau, Puatu Desa Nanga Kiungkang, Puatu Desa Nanga Koman dan Pustu desa Nanga Mongko, selebihnya adalah Polindes.

“Terdapat perbedaan antara fasilitas Pustu dan Polindes, di Pustu dilengkapi tenaga dokter, perawat dan bidan, sementara di Polindes hanya ada tenaga paramedis, bisa perawat, bisa juga bidan,”ujar Mery.

Untuk Pustu, yang ada di wilayah kecamatan Nanga Taman, akan  dipromosikan program “sehat” “yang sehat jangan sampai sakit, dan yang sakit diobati”

“Diharapkan kepada Posyandu yg ada di desa Lubuk Tajau supaya lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”ujarnya.

Sekretaris desa Lubuk Tajau, Ayeng dalam sambutannya mengatakan, demi peningkatan pelayanan kesehatan masyarkat di desa, petugas Puskesmas yang ada diharapkan lebih proaktif dan selalu siap.

Kasi Kesra kantor camat Nanga Taman Hery waluyo mengatakan, dengan adanya kegiatan  yang di selenggarakan oleh WVI, pemerintah desa, maupun kecamatan merasa sangat  terbantu. “Karena kegiatan yang di lakukan sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat,”katanya.

Fasilitator CVA desa Lubuk Tajau, Emilius Osu, mengatakan, dengan adanya bimbingan dari WVI, masyarakat saat ini sudah mengerti akan pentingnya sanitasi air bersih berbasis masyarkat, yang saat ini, desa Lubuk Tajau menempati urutan ke 4 dari seluruh desa yg ada di kecamatan Nanga Taman.

Selain memberikan bimbingan tentang sanitasi air, WVI juga memfasilitasi pendidikan PAUD.

“Dampak penyuluhan yang dilakukan oleh WVI, semua masyarakat yang ada di desa Lubuk Tajau sudah memiliki jamban di rumah masing-masing,” ujar Emilius Osu.

Selain itu, masyarakat di desa Lubuk Tajau  menjadi lebih mengerti dengan manfaat dari Posyandu.

Penulis: Sudarno

Editor: Rizki Mahardika

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play