Jamiat, Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
![]() |
| RUMAH TKP GANTUNG DIRI |
Sekadau (Suara Kalbar) -Warga dusun Sepantak desa Sungai Ayak II Kecamatan Belitang Hilir pada Senin (28/5) dikejutkan dengan penemuan mayat Jamiat (39) di rumahnya.
Penemuan mayat Jamiat atas kecurigaan Udin,adik korban, karena dari pagi sampai siang Jamiat tak ada keluar dari rumahnya.
Pada saat Udin hendak masuk kerumahnya,Jamiat ditemukan sudak tak bernyawa lagi, dengan seutas tali terjerat di lehernya.
Kapolsek Belitang hilir, IPDA Dimas Yusup S.Tr.K saat di kompirmasi membenarkan peristiwa penemuan mayat gantung diri dan mengatakan,saat ini kasus penemuan mayat tersebut sedang dilakukan penyelidikan terangnya.
Udin adik korban menuturkan, saat ditemukan abang saya sudah tidak beryawa lagi. Diduga ia gantung diri, sebab ada tali yang tergantung di lehernya.
“Tali tersebut tergantung dilangi-langit rumahnya. Saya datang kerumahnya sekitar pukul 11.30 WIB. Sebab saya heran,sudah siang begini dia tak keluar rumah,” tutur Udin.
Dirinya heran kenapa almarhum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Subuh tadi saya ada manggil-manggil dia untuk makan sahur bersama, karena setiap subuh almarhum biasa sahur bersama di rumah saya, karena kami tetangga, dan rumah kami hanya bersebelahan Jadi, tiap subuh saya pangil almarhum dari rumah saya saja. Dia hanya tinggal seorang diri di rumahnya,” kata Udin.
Almarhum kata Udin, sudah memiliki dua orang anak, iapun sudah sejak lama tidak tingal bersama dengan anak maupun istrinya.
“Karena gangguan jiwa yang ia derita, sehingga anak dan istrinya enggan tingal serumah dengan almarhum,” terang Udin.
Penulis: Sudarno
Editor: Kundori






