Kades Semabi Terpilih Nanti Diminta Kedepankan Keterbukaan Informasi Publik
Sekadau (Suara Kalbar) – Menyambut Pemilihan Kepala Desa (Pilkades ) Serentak di Kabupaten Sekadau pada 29 Juli 2022, salah satu Mahasiswa Ilmu Politik Fisip Untan Pontianak Asal Desa Semabi, Pani mengharapkan momen Pilkades kali ini bukan hanya sekedar momen pergantian kekuasaan.
“Momen Pilkades ini harus melahirkan satu generasi terbaik yang mana mampu memecahkan berbagai masalah yang ada. Diantaranya masalah Infrastruktur, Sosial dan Ekonomi,”ujarnya, Kamis (12/5/2022).
Menurutnya, permasalahan insfrastruktur dan peningkatan ekonomi menjadi PR utama Kepala Desa kedepanya. Kades harus bisa mengembangkan potensi desa diantaranya adalah pertanian dan pengembangan Sumber Daya Manusia
“Masalah infrastruktur tetap menjadi masalah utama, karena saya menilai kalau infrastruktur bisa terselesaikan maka roda perekonomian akan berkembang. Saya berharap kepadanya kades terpilih bisa mengembangkan potensi desa diantaranya masalah Pertanian, karena saya menilai Semabi punya potensi dibidang pertanian,” ungkap Pani.
Pani berharap, Kades terpilih nanti lebih mengedepankan keterbukaan informasi publik dalam rangka pertanggung jawaban kinerja dalam masa kepemimpinannya. Hal itu sesuai dengan asas dana desa yang pertama yaitu keterbukaan informasi yang mana masyarakat wajib mengetahui secara jujur dan adil apa saja yang sudah dilakukan pemerintah desa dalam masa periode kepemimpinannya.
“Saya berharap Kades terpilih nanti untuk mengedepankan keterbukaan informasi publik yang mana bukan hanya lewat baliho ABPDes, tetapi juga memanfaatkan sosial media seperti facebook, istagram dan lainnya. Karena dengan menggunakan media sosial masyarakat lebih mudah mengetahui apa saja program desa ataupun yang sudah dilakukan pemerintah desa dalam masa kinerjanya,”harapnya.
Dalam momen Pilkades ini, Pani juga mengingatkan para kandidat calon kepala desa untuk mendepan agrumen dalam meyakinkan masyarakat dan dia juga mengajak masyarakat Semabi untuk menolak politik Uang, maupun sara, guna menciptakan Demokrasi yang lebih bermartabat.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






