Ketua PKK Bengkayang : PKK Gerakan Untuk Memberdayakan Keluarga
Bengkayang (Suara Kalbar) – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang Anita Darwis mengatakan gerakan PKK adalah gerakan untuk memberdayakan keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender, serta kesadaran hukum dan lingkungan.
Hal ini disampaikannya dalam Rakerda ke-IX dengan tema kemitraan dan sinergisitas menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera di Aula Kantor Bupati Bengkayang Satu Atap Senin (1/11/2021) lalu.
“Peran PKK penting dalam pembangunan karena untuk membangun indonesia tidak hanya dilakukan pemerintah sendiri melainkan harus melibatkan semua pihak termasuk PKK,” ujar Anita Darwis.
Dia menjelaskan melalui 10 program pokok PKK bermitra dengan pemerintah dan organisasi, lembaga kemasyarakatan lainnya yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana pelaksanaan, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk melaksanakan program pemerintah dan yang diwujudkan melalui kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak agar tercipta keluarga dan masyarakat maju, mandiri dan sejahtera.
“Untuk mewujudkan gerakan PKK berkualitas dan profesional, perlu disusun program yang dinamis, tepat sasaran dan dilaksanakan agar hasilnya sesuai dengan harapan,” katanya.
Ia mengatakan Rakerda merupakan pertemuan yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali guna mengevaluasi DAN menyempurnakan pelaksanaan kelembagaan, pelaksanaan 10 program pokok PKK dan administrasi PKK secara terus menerus disesuaikan dengan perkembangan program pembangunan nasional, program pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat.
“Kami Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang Melaksanakan Rakerda Ke-IX PKK tingkat Kabupaten Bengkayang tahun 2021 merupakan tindak lanjut Rakernas ke-IX tahun 2021 yang diselenggarakan pada 8-9 dan 16 Maret 2021 secara daring, dan Rakerda Ke-IX PKK tingkat provinsi Kalimantan Barat pada tanggal 22 – 23 Juni 2021 lalu,” katanya.
Ia mengatakan tujuan dilaksanakannya Rakerda ini adalah untuk mendapatkan persepsi dan pemahaman yang sama mengenai rencana program dan kegiatan nasional yang tersusun dalam rencana induk dan strategi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 Tentang Gerakan Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga.
“Sinergitas antara instansi dan Tim Penggerak PKK untuk membantu menselaraskan program-program yang bisa dikerjakan bersama sangat diperlukan, terutama program terbaru hasil Rakernas PKK,” jelasnya.
Anita Darwis mengatakan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk di Indonesia, tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat.“Mempengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan Sosial masyarakat,” katanya.
Menurutnya berbagai aktivitas sebagai dampak Pandemi Covid 19 ini juga sangat mempengaruhi berbiniagai kegiatan khususnya program kerja PKK yang telah disusun.
Demikian pula adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama ini, guna menekan lajunya penularan Covid-19 yang tidak dapat dihindarkan, berdapmpak pada mundurnya pelaksanaan kegiatan.
“Bahkan beberapa kegiatan tidak dapat dilaksanakan, salah satunya adalah kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-49 yang semestinya dilaksanakan menjadi terkendala,” katanya.
Ia mengatakan peringatan HKG PKK ini hendaknya mampu menumbuhkan semangat yang menggelora karena TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menjadi pelopor dan pembaharuan yang inspiratif.
“Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang, bekerja sama dengan instansi terkait telah melakukan berbagai kegiatan, diantaranya tali kasih Ramadhan Tahun 1442 H, serta menyantuni anak yatim, penyuluhan hukum bersama TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, sosialisasi hukum bersama Bagian Hukum Setda Kabupaten Bengkayang, pembinaan UP2K, penyampaian bantuan peralatan UP2K dari Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.
Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkayang bekerjasama dengan Tim Bunda PAUD Kabupaten Bengkayang juga telah melaksanakan pelantikan Tim Bunda PAUD kecamatan, pembinaan dasa wisma, pelatihan pengolahan pangan berbasis pangan lokal.
“Pembinaan pemanfaatan pekarangan melalui program aku hatinya PKK, pengelolaan kebun PKK, penyuluhan protokol Kesehatan, menghimbau masyarakat dan ibu hamil untuk ikut berpartisipasi dalam vaksin Covid -19, hal ini tidak terlepas dari peran serta dan kerjasama dengan instansi tekait,” katanya.
Dia menjelaskan hasil yang diharapkan pada pelaksanaan Rakerda ini adalah tersusunnya prioritas kerja lima tahun yang didukung oleh instansi terkait.
“Terwujudnya peran aktif seluruh jajaran Tim Penggerak PKK bersama para kadernya dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan 10 program pokok PKK, serta terlaksananya tertib administrasi PKK,” katanya.
Anita mengajak peserta Rakerda ke-IX supaya bersama-sama melakukan kerja nyata dalam bentuk kemitraan dan bersinergi antar sektor serta menghimpun dukungan demi terwujudnya keluarga yang bedaya dan sejahtera di Kabupaten Bengkayang yang kita cintai.






