SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya DPRD Kubu Raya Nilai PT Pundi Lahan Khatulistiwa Teledor

DPRD Kubu Raya Nilai PT Pundi Lahan Khatulistiwa Teledor

Anggota DPRD Kubu Raya, Yoga Irawan

Kubu Raya (Suara Kalbar)- DPRD Kubu Raya berang menanggapi jebolnya tanggul limbah yang menyebabkan adanya kerusakan lingkugan yang terjadi di dua rukun tetangga di Kampung Pematang Rambai Desa Kuala Mandor A Kecamatan Kuala Mandor B Kubu Raya.

Anggota DPRD Kubu Raya, Yoga Irawan mengatakan jika kebocoran limbah tersebut sangat berdampak pada warga, terlebih pemukiman terdekat dengan Perusahaan. Dirinya menjelaskan jika ada beberapa kepala keluarga yang mengakui menderita gatal – gatal

“Air yang masuk yang ke pemukiman warga adalah air yang berbau dan keruh nah inilah yang menjadi atensi kami. Saya sangat menyesalkan kejadian ini yang tadinya terjadi pada tanggal 17 Agustus kok berlarut- larut tidak diatasi segera oleh pihak perusahaan “ kata Yoga Irawan.

Yoga meminta pemerintah memberi langkah tegas atau sangsi kepada pt pundi, agar segera menangani limbah yang masih berada di lingkungan warga.

“Dengan menyedot limbah atau air kotor yang ada di pemukiman mereka dengan demikian setelah kering nantinya air bersih masuk dan mencuci limbah tersebut,” jelasnya.

Yoga pun menyayangkan pemberian bantuan yang di berikan oleh PT Pundi kepada masyarakat yang diperuntukan menampung air bersih sebagai MCK warga yang ternyata drum bekas.

“Saya fikir bantuan tong air yang layak, namun ternyata drum bekas, apakah seperti ini bantuan yang harusnya di berikan oleh perusahan kepada warga yang terdampak. Seharusnya berikanlah tong air yang bersih dan air bersih” tegasnya.

DPRD Kubu Raya pun akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup untuk mengevaluasi sejauh mana pencemaran limbah yang terjadi di masyarakat.

Yoga menambahkan jika kerusakan lingkungan disebabkan oleh pt pundi adalah kedua kalinya yang telah di laporkan warga kepada DPRD Kubu Raya.

“Mirisnya ini sudah kedua kali pencemaran lingkungan yang terjadi, lalu yang sekarang terjadinya jebol saya rasa jika disebabkan oleh hujan sepertinya perlu kajian lah. Tapi yang jelas menurut pandangan saya ini adalah keteledoran dari perusahaan terkait penanganan atau antisipasi kolam limbah,” katanya.

Yoga pun menilai PT pundi Lahan khatulistiwa lamban dan tidak serius menangani pencemaran ini pasalnya kebocoran tanggul hanya di tutup dengan tangkos seharusnya di tutup dengan tanah urukan untuk menutupi kebocoran limbah tersebut.

Komentar
Bagikan:

Iklan