SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Durian Banjiri Mempawah, Jeruk Mandarin dan Buah Impor Tetap Diserbu Pembeli

Durian Banjiri Mempawah, Jeruk Mandarin dan Buah Impor Tetap Diserbu Pembeli

Dulhadi, penjual buah di Pasar Mempawah. Meski durian membanjiri pasaran, buah impor tetap stabil dan masih diburu pembeli. SUARAKALBAR.CO.ID/Distra

Mempawah (Suara Kalbar) – Dulhadi, 40 tahun, sudah puluhan tahun menekuni usaha menjual buah di Pasar Mempawah.

Dia hapal betul, saat buah tropis membanjiri pasaran, buah-buah impor tetap stabil dan masih banyak pembeli.

“Karena itu, saat Mempawah dibanjiri durian, rambutan, manggis dan langsat, buah-buah impor ini tak boleh saya tinggalkan. Saya tetap fokus menjual apel, jeruk mandarin, kiwi, anggur dan lainnya,” ujar Adi, sapaan akrabnya, Sabtu (31/7/2021).

Dijelaskan Adi, buah-buah impor ini tetap dibeli karena masyarakat membutuhkan asupan vitamin di tengah pandemi.

“Masyarakat yang datang membeli buah impor itu cukup ramai. Ada setengah kilogram, satu kilogram, bahkan memborong 3-5 kilogram,” ujarnya lagi.

Untuk Apel berbagai jenis dijual di kisaran harga Rp 40 ribu – Rp 55 ribu per kilogram. Anggur dijual Rp 80 ribu per kilogram. Beberapa hari terakhir, ada penurunan harga anggur yang sebelumnya Rp 100 ribu per kilogram.

Lengkeng Rp 50 ribu per kilogram, jeruk Mandarin dijual Rp 50 – Rp 60 ribu per kilogram tergantung jenis dan rasa.

Kemudian, buah pir Rp 30 ribu – Rp 40 ribu dan alpukat Rp 55 ribu – Rp 60 ribu.

“Sementara untuk jeruk lokal saya jual Rp 15 ribu per kilogram. pisang Rp 10 ribu – Rp 15 ribu per sisir, dan buah naga kelas A Rp 20 ribu,” jelasnya.

Dulhadi menjual buah di Pasar Mempawah sejak pagi hari di Pasar Sebukit Rama. Begitu hari beranjak siang, sekitar pukul 11.00 WIB, ia pindah lokasi berjualan di deretan ruko-ruko tepian Jalan Gusti M. Taufik.

Komentar
Bagikan:

Iklan