Pemkab Natuna kembali Kirim Putra Daerah Ikuti Pelatihan Migas di Cepu, Jateng
Natuna (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Natuna kembali mengirimkan putra daerah untuk mengikuti pelatihan migas ke Cepu Jawa Tengah, periode tahun 2021 yang dimulai pada pada Sabtu pekan ini.
Pelatihan yang dilaksanakan secara bergelombang dengan berdasarkan jurusan atau cabang yang diikuti oleh peserta tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh kementrian Energi Sumber daya mineral bekerjasama dengan SKK Migas dan direktorat pelatihan. melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat mempersiapkan putra daerah Natuna yang siap kerja dibidang migas.
Pada keberangkatan pertama menuju Cepu ini, peserta Natuna selain diantar langsung oleh perwakilan Disnaker Natuna, juga Wakil Bupati Natuna, Rodial Huda.
Kepada awak media, Wakil Bupati Natuna ini mengatakan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan agar putra daerah Natuna yang telah mengikuti pelatihan dan memiliki kompetensi dibidang migas dapat bekerja di pertambangan migas di Natuna.

“Melalui pelatihan diharapkan nantinya putra daerah Natuna memiliki SDM yang siap pakai di bidang pertambangan, kita juga akan mengupayakan agar mereka dapat bekerja disektor migas, namun kita tidak berjanji, hanya mengupayakan,” ujar Rodial Huda, Sabtu (5/6/2021).
Untuk pelatihan tahun 2021 ini tahap pertama dikirim 6 orang peserta yang akan mengikuti pelatihan selama lebih kurang sebulan, mulai 7 hingga 30 Juni mendatang di Cepu. Selanjutnya nanti pada awal bulan Juli mendatang juga akan dikirim kembali putra daerah Natuna untuk mengikuti pelatihan yang sama.

Sementara itu Kasi Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Natuna, Faisal Firman mengatakan, bahwa dipilihnya Natuna sebagai kabupaten yang berhak mengirimkan perwakilan ke Cepu, karena Natuna termasuk kriteria daerah penghasil dan termasuk daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).
“Kita mendapat kuota 10 orang, tahap pertama 6 orang dan tahap kedua akan menyusul 4 orang pada bulan Juli nanti,” ungkapnya.
Faisal menambahkan mekanisme pemilihan peserta pelatihan, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh PPSDM Migas.
“Yang daftar ada sekitar 20 orang, kita umumkan secara terbuka seleksi tersebut,” ucapnya.
Selanjutnya Faisal mengatakan bagi kesepuluh yang mengikuti tersebut pembiayaan sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian ESDM.
“Transportasi Natuna ke Cepu, akomodasi dan sertifikasi semua ditanggung,” pungkasnya.






