Karhutla di Desa Rasau Kabupaten Mempawah Semakin Meluas
![]() |
| Petugas melakukan pemadaman Karhutla di kabupaten Mempawah. |
Mempawah (Suara Kalbar)- Kebakaran hutan dan lahan dikawasan Desa Rasau Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah terus meluas.Hal tersebut langsung disampaikan Danramil 1201/02 Sungai Pinyuh Kapten CZI Joko Umbaran saat ditemui dilokasi kebakaran, Rabu(17/7/2019).
Joko mengatakan kebakaran yang terjadi di Desa Rasau terus meluas, sebelumnya selasa kemarin api telah menghanguskan lahan sebanyak 50 hektar , dan pada hari ini telah mencapai 80 hektar.
Api yang membakar lahan milik warga belum dapat dipadamkan sepenuhnya, sehingga masih terus menjalar kearah selatan mengikuti tiupan arah mata angin.
“Ada puluhan personil yang kita siagakan dari kemarin dan dibantu dari BPBD Mempawah, serta dari pemadam api swasta dari badan pemadam api Sungai Pinyuh,”paparnya.
Sementara itu Edwar Kepala Desa Rasau,menjelaskan tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran lahan kali ini. “Namun ada sebuah rumah yang biasa dipakai pekerja untuk beristirahat ludes terbakar dilalap sijago merah,”terangnya.
Lebih lanjut Edwar mengatakan api juga membakar perkebunan sawit milik warga, sampai saat ini masyarakat pun masih terus ikut membantu proses evakuasi untuk pemadaman api.
“Tadi saya sudah melakukan pengecekan kepada warga, untuk mencari informasi dari mana dan apa penyebab kebakaran kali ini,”ujarnya.
Edwar merasa yakin tak mungkin ada warganya yang dengan sengaja membakar lahan karena kesadaran warga disini terhadap kebakaran hutan dan lahan cukup tinggi.
“Dimana sejak tahun 2018 kemarin kita sering mengadakan kegiatan penyuluhan terhadap bahaya membuka lahan pertanian dengan cara dibakar,”ungkapnya.
Dirinya menduga bahwa api pada awalnya bermula dari orang yang membuang api rokok saat mencari ikan dan kayu cerucuk didaerah tanah merah pinggiran sungai yang tak jauh dari lahan yang terbakar.
Terkait masalah kesediaan air di Desa Rasau sebagai bahan baku untuk memadamkan api, Kades yang murah senyum tersebut, mengatakan tak akan kesulitan untuk mendapatkan air.
“Semoga saja permasalahan ini cepat diatasi dan api dapat dipadamkan sehingga kebakaran tidak meluas kemana mana lagi,”pungkasnya.
Penulis: Hamzah
Editor: Kundori






