SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Erlina Lepas 856 Atlet dan Ofisial Mempawah menuju Porprov XIV Kalbar

Erlina Lepas 856 Atlet dan Ofisial Mempawah menuju Porprov XIV Kalbar

Bupati Erlina saat melepas kontingen Kabupaten Mempawah untuk berlaga pada Porprov XIV Kalimantan Barat 2026, Rabu (28/10/2026). [SUARAKALBAR.CO.ID/Diskominfo Mpw]

Mempawah (Suara Kalbar) – Sebanyak 856 personel kontingen Kabupaten Mempawah resmi dilepas untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026.

Membawa semangat “Mempawah Berprestasi Menuju Kalbar Terdepan”, para atlet ditantang membuktikan hasil pembinaan sekaligus mengharumkan nama daerah di arena pertandingan.

Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Mempawah Erlina di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Rabu (28/10/2026) sore.

Momentum tersebut menjadi titik awal perjuangan kontingen Mempawah menghadapi persaingan olahraga tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 2–21 November 2026.

Dari total 856 personel yang disiapkan, sebanyak 672 merupakan atlet, sedangkan 184 lainnya terdiri atas pelatih dan ofisial. Mereka akan memperkuat Mempawah dalam 43 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Ketua Kontingen Porprov Mempawah, Rudi, dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan untuk memastikan seluruh atlet memenuhi persyaratan mengikuti kompetisi.

Pendataan atlet dilaksanakan melalui sistem by name by number sesuai ketentuan panitia Porprov XIV. Selain itu, para atlet juga mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko selama mengikuti pertandingan.

Dari 672 atlet yang diberangkatkan, sebanyak 440 merupakan atlet putra dan 232 atlet putri. Sementara itu, jajaran pelatih dan ofisial terdiri atas 168 pria dan 16 wanita.

Rudi turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, KONI, Tim Asistensi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan kontingen hingga siap bertanding.

Ia menyebut, sebagian besar pertandingan Porprov XIV Kalbar akan berlangsung di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Sementara itu, cabang olahraga paralayang dijadwalkan digelar di Kabupaten Mempawah dan pencak silat di Kabupaten Ketapang.

Sementara itu, dalam arahannya, Bupati Mempawah Erlina menegaskan bahwa pelepasan kontingen bukan sekadar seremoni, melainkan momentum pembuktian atas latihan, pengorbanan, dan kerja keras yang telah dijalani para atlet selama masa persiapan.

Menurutnya, atlet yang terpilih merupakan putra-putri terbaik daerah yang dipercaya membawa kehormatan Kabupaten Mempawah dalam kompetisi olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

“Hari ini bukan sekadar acara seremonial pelepasan biasa. Hari ini adalah momentum pembuktian. Berdiri di hadapan kita saat ini adalah hasil dari seleksi yang sangat ketat, tetesan keringat yang tidak terhitung, rasa lelah yang kalian lawan setiap hari, dan waktu luang yang kalian korbankan demi sebuah lambang di dada kalian, lambang Kabupaten Mempawah,” ujar Erlina.

Ia meminta seluruh atlet tidak menjadikan harapan masyarakat sebagai beban yang melemahkan mental. Sebaliknya, kepercayaan yang diberikan harus menjadi energi untuk tampil percaya diri dan mengerahkan kemampuan terbaik di arena pertandingan.

“Jangan pernah merasa terbebani. Sebaliknya, jadikan kepercayaan ini sebagai energi membara untuk menunjukkan siapa kita sebenarnya di gelanggang pertandingan nanti,” tegasnya.

Erlina juga mengingatkan para atlet agar tidak merasa minder ketika berhadapan dengan peserta dari daerah lain.

Menurutnya, setiap atlet memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan selama mampu mempersiapkan diri dan bertanding dengan maksimal.

“Siapa pun lawan yang kalian hadapi, dari daerah mana pun mereka berasal, mereka sama-sama manusia, sama-sama berlatih. Di atas arena, semua memiliki peluang yang sama. Jangan pernah kalah sebelum bertanding,” pesannya.

Selain memberikan motivasi kepada atlet, Erlina secara khusus menitipkan tanggung jawab kepada para pelatih untuk menjaga kondisi fisik, mempertajam fokus, serta memastikan kesiapan mental anak asuhnya selama kompetisi.

Ia menilai keberhasilan sebuah kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atlet, tetapi juga oleh strategi, pendampingan, dan kemampuan mengendalikan tekanan saat menghadapi pertandingan.

“Saya menitipkan anak-anak kita ini kepada Anda semua. Jaga kondisi fisik mereka, asah terus fokus mereka, dan yang paling penting, kelola psikologis mereka agar tetap tenang saat menghadapi lawan,” ujarnya.

Kepada seluruh anggota kontingen, Erlina juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah.

Menurutnya, kemenangan merupakan target yang patut diperjuangkan, tetapi harus diraih melalui cara yang jujur dan ksatria.

Ia berharap seluruh atlet tetap disiplin mengikuti instruksi pelatih, menjaga kesehatan dan keselamatan, serta menunjukkan semangat juang hingga pertandingan berakhir.

“Kami ingin kalian berangkat dengan senyuman penuh optimisme, dan kembali dengan kalungan medali serta cerita-cerita kemenangan yang menginspirasi generasi muda Mempawah lainnya,” tutur Erlina.

Sedangkan Ketua Umum KONI Mempawah Safruddin Asra mengatakan Porprov merupakan ajang olahraga tertinggi di tingkat provinsi yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali.

Menurutnya, kompetisi tersebut bukan hanya menjadi tempat mengukur kemampuan dan memperebutkan medali, tetapi juga menjadi sarana regenerasi atlet serta pencarian bibit-bibit potensial Kalimantan Barat untuk dipersiapkan menuju kompetisi tingkat nasional.

Karena itu, ia mengajak seluruh atlet, pelatih, dan ofisial menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.

Safruddin berharap keikutsertaan Mempawah dalam 43 cabang olahraga dapat memperlihatkan hasil pembinaan yang telah dilakukan sekaligus menghasilkan prestasi maksimal bagi daerah.

Pelepasan kontingen turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi, Ketua DPRD Mempawah sekaligus Ketua KONI Safruddin Asra, Sekretaris Daerah Abdul Malik, Wakapolres Mempawah Kompol Reynaldi Guzel, serta jajaran Forkopimda lainnya.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera daerah kepada perwakilan kontingen.

Penulis: Prianta

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play