SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Luka Bakar Lebih dari 80 Persen, Agus Susanto di Mempawah Butuh Uluran Tangan

Luka Bakar Lebih dari 80 Persen, Agus Susanto di Mempawah Butuh Uluran Tangan

Agus Susanto sekujur tubuhnya berbalut perban didampingi sang istri Priskila di Ruang Kenanga 12 RSUD dr Rubini Mempawah, Rabu (21/10/2026). [SUARAKALBAR.CO.ID/Tim]

Mempawah (Suara Kalbar) – Nasib pilu dialami Agus Susanto, warga Jalan Parit Baru, RT.006/RW.006, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Pria yang sehari-hari bekerja serabutan ini mengalami luka bakar lebih dari 80 persen di sekujur tubuhnya akibat ledakan tabung gas saat memperbaiki kompor di rumah kontrakannya.

Tak hanya Agus, sang istri, Priskila, juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia mengalami luka bakar pada lutut kiri, lengan kanan, dan sebagian wajah.

Kini, Agus menjalani perawatan di Ruang Kenanga 12 RSUD dr Rubini Mempawah.

Kondisinya memprihatinkan. Hampir seluruh tubuhnya terbalut perban dan ditutupi selimut saat dijenguk pada Rabu (21/10/2026) malam.

Di sampingnya, Priskila setia menemani bersama seorang anak laki-laki mereka.

Priskila menceritakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, ia hendak memasak, tetapi kompor gas di rumahnya tidak dapat dinyalakan.

“Saat itu saya mau memasak. Tiba-tiba kompor gas di rumah macet, tidak menyala. Lalu saya panggil suami untuk memperbaiki. Saat tengah diperbaiki itulah, tabung gas tiba-tiba meledak,” tuturnya.

Ledakan tersebut memicu kobaran api yang langsung menyambar pakaian dan tubuh Agus. Api juga mengenai tubuh Priskila serta membakar sebagian dapur rumah kontrakan mereka.

Beruntung, warga sekitar segera memberikan bantuan sehingga api yang membakar sebagian dapur berhasil dipadamkan.

Setelah kejadian, Agus dan Priskila langsung dilarikan ke RSUD Pontianak Utara untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, kondisi Agus tidak kunjung membaik. Tim dokter kemudian menyarankan agar ia dirawat di ruang ICU.

Sayangnya, sejumlah rumah sakit yang diupayakan saat itu dilaporkan tidak memiliki ruang ICU yang tersedia.

Di tengah kondisi tersebut, keluarga juga menghadapi keterbatasan biaya pengobatan. Priskila akhirnya memutuskan memindahkan suaminya ke RSUD dr Rubini Mempawah.

Pemindahan itu dapat terlaksana berkat kepedulian dua warga Mempawah, Eko Apriyadi dan Kurnain, yang membantu menggunakan ambulans Desa Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Priskila mengaku bersyukur karena dirinya dan suaminya Agus diterima dengan baik di RSUD dr Rubini Mempawah.

Agus kemudian ditempatkan di Ruang Kenanga 12 untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Di tengah perjuangannya mendampingi sang suami, Priskila kini hanya berharap Agus segera pulih. Namun, keterbatasan ekonomi menjadi beban berat yang harus dihadapinya.

Selama ini, biaya pengobatan mereka ditopang bantuan keluarga dan warga yang dikumpulkan secara patungan.

Kini, bantuan tersebut belum cukup untuk menjamin kelanjutan kebutuhan pengobatan Agus.

Dengan penuh harap, Priskila memohon perhatian Pemerintah Kabupaten Mempawah serta masyarakat dan para donatur yang memiliki kepedulian untuk membantu meringankan beban keluarganya.

“Mudah-mudahan Pemkab Mempawah dan ada donatur yang bersedia membantu,” harapnya.

Bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu pengobatan Agus Susanto, donasi dapat disalurkan melalui rekening berikut:
Bank Mandiri
Nama pemilik rekening: Agus Susanto
Nomor rekening: 1460015005023

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut atau berkoordinasi mengenai bantuan juga dapat menghubungi Priskila melalui nomor 0858-2873-7055.

Bagi keluarga Agus, setiap uluran tangan menjadi harapan untuk melewati masa sulit ini.

Di tengah luka yang harus dipulihkan dan keterbatasan biaya yang menghimpit, dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu Agus mendapatkan perawatan yang dibutuhkan hingga kondisinya membaik.

Penulis: Distra

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play