SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Penjualan BAIC Indonesia Naik 66 Persen, Jaringan Dealer Diperluas di Jawa Barat

Penjualan BAIC Indonesia Naik 66 Persen, Jaringan Dealer Diperluas di Jawa Barat

Fokus berekspansi di Jawa Barat, Baic resmi membuka diler 3S Soekarno Hatta dan memamerkan lini produk andalannya di ajang GIIAS Bandung 2026 (Baic/DOK)

Suara Kalbar – Kinerja positif diraih PT JIO Distribusi Indonesia sepanjang delapan bulan pertama 2026. Distributor resmi BAIC di Indonesia tersebut mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 66 persen hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut menjadi modal bagi BAIC untuk mempercepat ekspansi jaringan di Jawa Barat. Kota Bandung menjadi salah satu wilayah yang dinilai strategis untuk menopang perkembangan bisnis BAIC, yang kini memasuki tahun ketiga kehadirannya di Indonesia.

Untuk memperkuat layanan kepada konsumen, BAIC meresmikan dealer berfasilitas 3S (Sales, Service, Spare Parts) BAIC Soekarno Hatta. Dealer yang dikelola JHL Auto tersebut berlokasi di kawasan Sukapura, Bandung.

Ekspansi jaringan itu juga dibarengi dengan keikutsertaan BAIC dalam pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026 yang berlangsung di Sudirman Grand Ballroom pada 9-13 September 2026.

Chief Executive Officer BAIC Indonesia, Johnnathan Salim, mengatakan Bandung memiliki karakter konsumen yang sesuai dengan produk yang ditawarkan BAIC.

“Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki karakter konsumen yang sangat dinamis. Masyarakatnya memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap desain, teknologi, lifestyle, sekaligus value sebuah kendaraan. Karena itu, kami melihat Bandung sebagai salah satu pasar yang sangat potensial bagi BAIC,” ujar Johnnathan Salim melalui keterangan resmi, Jumat (11/9/2026).

Menurut Johnnathan, strategi BAIC di Jawa Barat tidak hanya mengejar pertumbuhan penjualan unit. Perusahaan juga ingin memastikan konsumen mendapatkan dukungan layanan purna jual yang memadai.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan sebuah brand otomotif tidak hanya ditentukan oleh produk. Jaringan dealer dan layanan purna jual juga menjadi bagian yang sangat penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Dengan hadirnya BAIC Soekarno Hatta, kami ingin memberikan rasa aman dan kemudahan yang lebih besar bagi konsumen BAIC di Bandung,” jelasnya.

Pada GIIAS Bandung 2026, BAIC membawa sejumlah produk andalannya. Jajaran tersebut meliputi BAIC BJ40 Plus, BAIC X55 II, BAIC BJ30 HEV, serta BAIC T1 yang menjadi kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) perdana BAIC di Indonesia.

BAIC T1 mengusung konsep “The Spacious Smart EV” dan sebelumnya telah menjalani pengujian perjalanan Jakarta-Bandung-Jakarta sejauh 412 kilometer bersama 30 jurnalis media nasional.

Pengujian tersebut melintasi berbagai kondisi jalan, mulai dari kawasan perkotaan hingga tanjakan Lembang. Dalam perjalanan itu, BAIC T1 mencatat konsumsi energi rata-rata 14,72 kWh/100 km.

Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan kenyamanan dan kepraktisan menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian selama sesi uji berkendara tersebut.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat BAIC T1 dari spesifikasinya, tetapi merasakan langsung bagaimana kendaraan ini digunakan dalam kondisi nyata. Feedback dari rekan-rekan media menunjukkan bahwa kenyamanan, kelapangan kabin, kekedapan, serta kemudahan fitur menjadi beberapa hal yang paling diapresiasi,” ujar Dhani Yahya.

Untuk menarik minat konsumen selama pameran di Bandung, BAIC juga menawarkan program khusus bagi pembeli BAIC T1. Setiap pembelian model tersebut mendapatkan bonus dashcam dan portable charging.

“Kami ingin konsumen BAIC T1 mendapatkan pengalaman kepemilikan yang semakin lengkap. Karena itu, selama GIIAS Bandung kami memberikan Free Dashcam dan Free Portable Charging khusus untuk BAIC T1,” pungkas Dhani.

Dengan pertumbuhan penjualan hingga Agustus 2026 serta penambahan jaringan dealer, BAIC berupaya memperkuat kehadirannya di Jawa Barat. Kehadiran BAIC T1 juga menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif Indonesia.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play