Bupati Bala Canangkan Gerakan Sintang ASRI, Ajak Masyarakat Kelola Sampah dengan Baik
Sintang (Suara Kalbar) – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mencanangkan Gerakan Sintang ASRI melalui kegiatan Kerja Bakti Massal di Terminal Sungai Durian, Kabupaten Sintang, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Karya Bakti Skala Besar oleh Kodam XII/Tanjungpura dan diikuti berbagai unsur, mulai dari Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, Sekretaris Daerah Sintang Kartiyus, Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti, Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para asisten, personel Polres Sintang, Kodim 1205 Sintang, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup hingga aparatur kelurahan.
Dalam arahannya, Gregorius mengatakan persoalan sampah di Kota Sintang perlu menjadi perhatian bersama. Seiring dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, volume sampah yang dihasilkan masyarakat juga semakin besar.
“Kota Sintang ini jumlah penduduknya banyak sehingga menghasilkan sampah yang banyak dan sudah menjadi masalah yang harus ditangani bersama-sama,” ujar Gregorius.
Menurutnya, gerakan menjaga kebersihan lingkungan tidak semata-mata dilakukan karena adanya instruksi pemerintah, tetapi harus tumbuh dari kesadaran masyarakat. Ia berharap kegiatan kerja bakti dapat menjadi awal untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara rutin.
“Oleh sebab itu perlu kepedulian kita semua. Terlepas dari ini instruksi dari atas, instruksi dari Presiden, sebetulnya tanpa instruksi beliau pun kita semestinya ini sudah kewajiban kita,” katanya.
Gregorius mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kegiatan kebersihan sebagai gerakan rutin, minimal satu kali dalam sepekan.
“Saya berharap hari ini kita memulai dengan apel ini dan tentu berikutnya kita tidak perlu apel, tapi kita perlu buang sampah dan perlu kerja sama untuk setiap hari Jumat, minimal seminggu sekali,” tuturnya.
Ia menilai keterlibatan unsur TNI, Polri dan ASN dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus memotivasi masyarakat untuk melakukan hal serupa di lingkungan masing-masing.
“Di sini hadir dari berbagai elemen, ada polisi, tentara, ASN. Saya rasa paling tidak kehadiran kita ini bisa memotivasi masyarakat untuk melakukan gerakan yang sama ikut kita,” jelasnya.
Selain mengajak masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan kebersihan, Gregorius meminta warga yang belum dapat ikut kerja bakti setidaknya memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita nanti ketemu dengan masyarakat, di samping mengumpulkan sampah juga kita mengingatkan mereka. Kalau pun kalian belum bisa ikut mengumpulkan sampah, paling tidak kalian jangan menjadi pembuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Ia juga meminta perangkat kelurahan bersama para ketua RT terus mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah, termasuk membuang sampah sesuai waktu dan tempat yang telah ditentukan serta melakukan pemilahan sampah.
“Para ketua RT menyampaikan dengan warganya juga untuk kita saling menjaga dan membuang sampah pada jam dan tempatnya, memilah sampah agar sampah tidak menjadi masalah kesehatan bagi kita,” katanya.
Gregorius menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan kewajiban seluruh masyarakat.
“Saya menegaskan bahwa membuang sampah dan menjaga kebersihan adalah bagian dari ibadah kita. Dan itu harus tertanam dalam hati kita,” tegasnya.
Usai mendapatkan pengarahan dari Bupati Sintang, seluruh peserta Gerakan Sintang ASRI langsung bergerak melakukan aksi bersih-bersih dengan mengumpulkan sampah di sekitar kawasan Terminal Sungai Durian.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang menyiapkan kantong plastik berukuran besar, truk pengangkut sampah serta gerobak sampah.
Gerakan Sintang ASRI diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pencanangan, tetapi menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara rutin sehingga kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah dapat semakin kuat.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





