SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Landak Gubernur Kalbar Buka Gema Membangun Desa ke-4 di Serimbu Landak

Gubernur Kalbar Buka Gema Membangun Desa ke-4 di Serimbu Landak

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan secara resmi membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Adpim

Landak (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan secara resmi membuka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026).

Pembukaan GMD tersebut turut didampingi Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, serta dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, Wakil Bupati Landak, Ketua DPRD Landak, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, jajaran kepala OPD Pemprov Kalbar dan Pemkab Landak, serta masyarakat.

Sebelum membuka kegiatan, Gubernur Ria Norsan bersama rombongan meninjau sejumlah stan pelayanan yang disiapkan perangkat daerah Provinsi Kalimantan Barat dan instansi terkait.

Berbagai layanan publik dihadirkan secara langsung di tengah masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan pajak kendaraan bermotor, administrasi kependudukan seperti KTP, hingga sunatan massal.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan pasar murah serta melihat dan membeli berbagai produk UMKM lokal yang ditampilkan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Ria Norsan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Landak, pemerintah kecamatan, aparatur desa, pihak swasta, serta masyarakat yang telah berkolaborasi menyukseskan GMD ke-4 di Desa Serimbu.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu kunci agar pembangunan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa ini meliputi pelayanan publik, kunjungan lapangan, dialog pembangunan, hingga pemberdayaan masyarakat. Selain itu, ada promosi produk lokal dan UMKM agar dapat memberikan dampak ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Ria Norsan.

Ia menegaskan, pelaksanaan GMD bukan sekadar agenda seremonial pemerintah. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendengar langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga di tingkat desa.

Gubernur juga mendorong agar perencanaan pembangunan desa semakin berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Pemanfaatan Sandi Desa atau Sistem Analisis Data Desa dinilai dapat membantu pemerintah mengidentifikasi berbagai persoalan secara lebih cepat dan akurat.

“Nah, tadi sudah kita lihat, melalui pemanfaatan sistem seperti Sandi Desa, permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat teridentifikasi lebih cepat dan akurat, sehingga penentuan prioritas serta intervensi pembangunan dapat tepat sasaran,” ujarnya.

Serimbu Dinilai Punya Potensi Ekonomi dan Wisata

Ria Norsan menilai Desa Serimbu memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pelayanan sekaligus penggerak ekonomi dan budaya di kawasan pedalaman Kecamatan Air Besar.

Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki masyarakat setempat perlu dikembangkan secara berkelanjutan. Potensi tersebut antara lain UMKM, pangan lokal, madu hutan, kopi, pariwisata, hingga kekayaan budaya.

“Potensi-potensi yang ada harus kita kembangkan bersama sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selain menghadirkan pelayanan publik, GMD di Serimbu juga diisi berbagai kegiatan kerakyatan dan perlombaan olahraga, seperti pertandingan sepak bola, lari dalam karung, joget balon, serta sejumlah perlombaan lainnya.

Gubernur mengajak masyarakat ikut memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan hingga acara puncak yang dijadwalkan ditutup dengan hiburan rakyat pada Minggu malam.

“Bapak dan Ibu diharapkan dapat hadir pada malam hiburan rakyat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Kalbar beserta rombongan yang menyempatkan diri bermalam dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah pedalaman.

“Suasana Desa Serimbu pada pelaksanaan GMD ini sangat meriah dan dipadati masyarakat. Bisa dikatakan suasananya sudah seperti metropolitan,” ujar Karolin.

Karolin menilai kehadiran Gubernur Kalbar dan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Ia juga mengapresiasi komitmen Gubernur Ria Norsan yang di tengah kesibukannya tetap menyempatkan diri turun langsung melihat kondisi masyarakat.

Menurut Karolin, berbagai pelayanan yang dibawa melalui GMD membuat masyarakat memperoleh akses layanan pemerintah dengan lebih dekat, mudah, dan murah.

“Dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan pajak, sunatan massal, pasar murah dan berbagai layanan lainnya, masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah,” katanya.

Karolin juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur, khususnya jalan provinsi yang menghubungkan kawasan tersebut. Infrastruktur jalan yang dibangun secara bertahap, menurutnya, telah membantu mobilitas masyarakat, termasuk dalam mengangkut berbagai hasil bumi.

Komoditas yang dihasilkan masyarakat antara lain sawit, karet, kopi, madu hutan, serta berbagai produk unggulan lainnya.

Pemuda Dorong Pengembangan Pariwisata Serimbu

Apresiasi terhadap pelaksanaan GMD juga disampaikan tokoh pemuda Desa Serimbu, Gerry. Ia menilai kehadiran berbagai layanan pemerintah dalam kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat karena warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan.

“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sangat terbantu. Akses pelayanan menjadi lebih dekat dan biaya yang dikeluarkan juga lebih hemat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Gerry.

Selain pelayanan publik, Gerry berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan potensi wisata di Desa Serimbu.

Menurutnya, Serimbu memiliki sejumlah potensi pariwisata yang cukup besar untuk dikembangkan. Namun, potensi tersebut belum optimal karena masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses pendukung.

“Kami berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Landak dapat melihat dan mempertimbangkan potensi yang ada di Serimbu, khususnya sektor pariwisata. Jika didukung dengan infrastruktur yang memadai, kami yakin potensi tersebut dapat berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Landak berharap sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus diperkuat, terutama dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan, UMKM, dan sektor pariwisata di Kecamatan Air Besar.

Pengembangan berbagai potensi tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedalaman.

Kegiatan GMD ke-4 di Desa Serimbu turut dihadiri para kepala OPD di lingkungan Pemprov Kalbar, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar), para kepala desa se-Kecamatan Air Besar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Serimbu yang memadati lokasi kegiatan.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play