Di Tengah Kepungan Kabut Asap, Umat Buddha dan Konghucu di Mempawah Gelar Ritual Sembahyang Minta Hujan
Mempawah (Suara Kalbar) – Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, mendorong sejumlah umat Buddha dan Konghucu menggelar ritual sembahyang meminta hujan.
Ritual tersebut dilaksanakan di Vihara Tjhie San Thong, Jalan Daeng Manambon, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Rangkaian sembahyang dipimpin Chin Sun Chien atau yang akrab disapa Achien.
Sejumlah umat Buddha dan Konghucu tampak mengenakan pakaian rapi dan mengikuti prosesi dengan khusyuk.
Ritual diawali di dalam vihara, kemudian dilanjutkan di halaman vihara.
Berbagai persembahan turut disiapkan sebagai bagian dari rangkaian ritual sesuai kepercayaan umat Buddha dan Konghucu, sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan permohonan perlindungan kepada leluhur.
Ketua Yayasan Tjhie San Thong, Djap Kuang Tang, mengatakan ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk doa dan harapan agar hujan segera turun di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat.
“Kami berdoa dan berharap segera turun hujan,” kata Djap Kuang Tang seusai kegiatan.
Menurut pria yang akrab disapa Pak Atang itu, kondisi kabut asap di Mempawah saat ini semakin mengkhawatirkan. Asap yang muncul akibat karhutla dinilai dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita, anak-anak hingga lanjut usia.
Karena itu, ia berharap melalui ritual tersebut Tuhan Yang Maha Kuasa segera menurunkan hujan sehingga kemarau panjang yang disertai karhutla dapat segera berakhir.
“Kami sangat berharap hujan untuk Provinsi Kalimantan Barat dan Mempawah khususnya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa segera menurunkan hujan sehingga kemarau dan karhutla berkepanjangan ini bisa segera berakhir,” harapnya.
Ritual tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang diselimuti kabut asap.
Di sisi lain, upaya penanganan karhutla dan menjaga kesehatan masyarakat tetap menjadi perhatian penting agar dampak buruk asap tidak semakin meluas.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






