Kirab Bendera Raksasa 8×17 Meter Semarakkan HUT ke-81 RI di Perbatasan Jagoi Babang
Bengkayang (Suara Kalbar) – Semangat nasionalisme di beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kembali digaungkan. Kirab Bendera Merah Putih berukuran raksasa 8×17 meter dan pemasangan 3.000 bendera digelar di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Aksi tersebut diinisiasi Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan dilaksanakan bersama Panitia HUT RI Kecamatan Jagoi Babang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Camat Jagoi Babang Saidin, S.Pt. Sementara itu, Komandan Apel dipercayakan kepada Danki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Kapten Arm Bryan Wira Triatmaja, S.Tr. (Han).
Apel tersebut diikuti ratusan peserta dari jajaran Forkopimcam, personel TNI-Polri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, organisasi masyarakat Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Jagoi Babang, serta para pelajar.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan Tarian Dayak yang semakin menambah semarak suasana. Selanjutnya, peserta mengikuti kirab bendera menyusuri sejumlah ruas jalan di kawasan perbatasan.
Kirab tersebut diiringi penampilan tim drumband SMA Negeri 1 Seluas yang membawakan sejumlah lagu nasional sepanjang rute. Rombongan bergerak dari titik awal di Kantor Desa Jagoi, melintasi kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang sebagai simbol kedaulatan, kemudian kembali menuju Lapangan Helipad Tugu Garuda.
Puncak kegiatan berlangsung di area Lapangan Helipad Tugu Garuda. Bendera Merah Putih berukuran 8×17 meter dibentangkan dan dikibarkan di dinding tebing tinggi yang berada di lokasi tersebut.
Prosesi pengibaran bendera raksasa di kawasan perbatasan itu mendapat sambutan antusias dari peserta. Tepuk tangan dan penghormatan diberikan sebagai bentuk kecintaan terhadap Merah Putih sekaligus simbol semangat menjaga kedaulatan bangsa.
Camat Jagoi Babang Saidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi berbagai unsur menjadi kekuatan dalam membangun semangat nasionalisme masyarakat perbatasan.
“Kami sangat bangga atas inisiasi dari BAIS TNI, kerja keras Panitia HUT, serta dukungan penuh dari Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani. Ditambah kolaborasi erat dari BNPP, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, TBBR, para siswa serta kemeriahan drumband SMA Negeri 1 Seluas,” ujarnya.
Menurut Saidin, pengibaran bendera raksasa di tebing Tugu Garuda menjadi pesan bahwa semangat nasionalisme masyarakat di perbatasan tetap kuat dan tidak tergoyahkan.
Sementara itu, Danki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Kapten Arm Bryan Wira Triatmaja, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Hari ini, Jagoi Babang menjadi saksi betapa kuatnya rasa cinta Tanah Air di beranda depan NKRI. Kirab bendera raksasa 8×17 meter dan pemasangan 3.000 bendera ini bukan sekadar simbol, tetapi penegasan bahwa kedaulatan bangsa di perbatasan adalah harga mati,” katanya.
Ia menambahkan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani merasa bangga dapat mengawal momentum tersebut bersama masyarakat Jagoi Babang.
“Secara khusus, kami mengucapkan terima kasih kepada BAIS TNI yang telah menginisiasi kegiatan ini serta Panitia HUT yang telah menyelenggarakannya. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas keterlibatan Pemda Bengkayang, TNI-Polri, BNPP, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Forkopimcam, para pelajar, tokoh adat dan agama, serta seluruh masyarakat perbatasan,” ujarnya.
Menurut Bryan, sinergi tersebut menunjukkan bahwa menjaga perbatasan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Semangat Merah Putih dari Jagoi Babang ini kami persembahkan untuk Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, pemasangan 3.000 Bendera Merah Putih membuat sepanjang jalan protokol Jagoi Babang dipenuhi nuansa merah dan putih menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kolaborasi antara BAIS TNI, Satgas Pamtas, pemerintah daerah, instansi vertikal perbatasan, TNI-Polri, organisasi masyarakat, tokoh adat dan agama, pelajar, serta masyarakat berlangsung aman dan tertib.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan menegaskan komitmen bersama dalam menjaga persatuan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.
Penulis: Kurnadi





