Pemilu 2024, Polres Bengkayang Fokus pada Koordinasi dan Komunikasi

Kepala Polres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho. ANTARA

Bengkayang (Suara Kalbar)- Kapolres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho, menyatakan bahwa dalam rangka memastikan kesuksesan Pemilu 2024, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral. Tujuan dari rapat ini adalah untuk menyamakan persepsi, menjalin kerjasama, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, serta semua pihak di Kabupaten Bengkayang.

Nugroho menekankan bahwa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) adalah tanggung jawab utama kepolisian. Oleh karena itu, pemetaan konflik menjadi hal yang sangat penting. Dengan pemetaan ini, potensi konflik dapat diidentifikasi dan diminimalisir untuk menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif.

“Rapat koordinasi lintas sektoral yang telah digelar sebagai wujud menyamakan persepsi, menjalin kerjasama, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara pemda dengan instansi terkait dan seluruh pihak di Kabupaten Bengkayang dalam mensukseskan Pemilu 2024,” ujar nya melansir dari ANTARA, Kamis(19/10/2023).

Ia menyatakan terkait dinamika konflik sosial yang berkembang merupakan tanggung jawab penuh kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas, maka pentingnya melakukan pemetaan konflik agar bisa diminimalisir guna menciptakan suasana kondusif kamtibmas.

“Tantangan dan dinamika dan kerawanan pemilu serentak di Kalimantan Barat menempati urutan ke-8 dari hasil survei Indeks Potensi Kerawanan Pemilu (IKP). Sedangkan daerah operasi prioritas Polda Kalimantan Barat, Kabupaten Bengkayang menempati urutan ke-4 dalam kategori sitkamtibmas dengan eskalasi pada ambang batas normal,” kata dia.

Menurut dia, ada pun strategi dalam menghadapi tahapan Pemilu 2023-2024 guna mewujudkan asas-asas pemilu sesuai pasal 22 UU Nomor 7/2017 yaitu pemetaan potensi gangguan, koordinasi dan memantau bersama serta membersihkan residu pemilu.

“Adapun pemetaan potensi konflik di Kabupaten Bengkayang di antaranya perkebunan, kamtibmas dan sejarah pemilu,” kata dia.

Sementara dalam pengamanan tahapan Pemilu 2023-2024 yaitu meliputi peredaman sistem KRYD, Operasi Mantap Brata Kapuas, Gakkumdu dan Operasi Kontijensi.

“Dalam Pemilu 2024 ini, kami mengedepankan preemtif, preventif dan gakkum yang didukung sarpras serta kekuatan 2/3 personel sebanyak 336 pers meliputi orang, barang, tempat dan sasaran kegiatan,” jelas dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS