SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Bolehkah Pakai Makeup Setelah DNA Salmon? Ini Penjelasan dan Waktu yang Tepat

Bolehkah Pakai Makeup Setelah DNA Salmon? Ini Penjelasan dan Waktu yang Tepat

Ilustrasi makeup. (Freepik.com/Jcomp)

Suara Kalbar – Perawatan deoxyribonucleic acid (DNA) salmon semakin populer di dunia estetika karena diklaim mampu membantu mempercepat regenerasi kulit, merangsang produksi kolagen, serta membuat kulit tampak lebih sehat, kenyal, dan bercahaya.

Namun, setelah menjalani prosedur tersebut, tidak sedikit orang yang masih bertanya-tanya apakah wajah sudah boleh langsung menggunakan makeup atau justru harus menunggu hingga proses pemulihan kulit selesai.

Penggunaan makeup setelah perawatan DNA salmon memang memerlukan perhatian khusus. Jika diaplikasikan terlalu cepat, produk kosmetik berpotensi mengganggu proses penyembuhan kulit yang masih berlangsung sehingga hasil perawatan menjadi kurang optimal.

Karena itu, memahami waktu yang tepat untuk kembali menggunakan makeup sekaligus memilih produk yang aman menjadi langkah penting agar manfaat perawatan DNA salmon dapat diperoleh secara maksimal.

Selain menghindari penggunaan kosmetik terlalu dini, pasien juga dianjurkan menjaga kebersihan kulit serta mematuhi seluruh anjuran dokter selama masa pemulihan.

Kepatuhan terhadap perawatan pascatindakan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan terapi sekaligus meminimalkan risiko munculnya efek samping.

Mengenal Perawatan DNA Salmon

Perawatan DNA salmon merupakan prosedur estetika yang memanfaatkan polydeoxyribonucleotide (PDRN), yaitu fragmen DNA ikan salmon yang telah dimurnikan.

Kandungan ini dinilai memiliki struktur yang kompatibel dengan jaringan tubuh manusia sehingga dipercaya mampu mempercepat regenerasi sel, membantu penyembuhan mikro-luka, serta merangsang pembentukan kolagen dan elastin.

Di berbagai klinik kecantikan, DNA salmon umumnya diaplikasikan melalui teknik injeksi mikro maupun dikombinasikan dengan prosedur microneedling agar bahan aktif dapat terserap lebih optimal ke dalam lapisan kulit.

Melalui mekanisme tersebut, kulit diharapkan menjadi lebih lembap, kenyal, cerah, serta menunjukkan perbaikan tekstur secara bertahap.

Kulit Menjadi Lebih Sensitif Setelah Tindakan

Setelah menjalani prosedur DNA salmon, kulit memasuki fase pemulihan sehingga kondisinya menjadi lebih sensitif dibandingkan biasanya.

Lapisan pelindung alami kulit juga dapat melemah sementara akibat tusukan mikro maupun stimulasi jaringan selama proses perawatan berlangsung.

Akibatnya, kulit lebih rentan mengalami iritasi, infeksi, maupun reaksi alergi apabila terpapar bahan kimia tertentu. Pada saat yang sama, pori-pori masih berada dalam kondisi lebih terbuka dan proses regenerasi sel berlangsung secara aktif.

Jika pada fase tersebut wajah langsung diberi makeup atau kosmetik dengan kandungan yang terlalu berat, proses penyembuhan berisiko terganggu sehingga hasil perawatan tidak maksimal.

Kapan Boleh Menggunakan Makeup?

Secara umum, dokter menyarankan penggunaan makeup ditunda selama 48 hingga 72 jam setelah menjalani perawatan DNA salmon, terutama jika kulit masih mengalami kemerahan, pembengkakan ringan, atau rasa tidak nyaman.

Waktu tunggu tersebut memberikan kesempatan bagi kulit untuk memulihkan lapisan pelindungnya sebelum kembali terpapar produk kosmetik.

Menggunakan makeup terlalu cepat dapat meningkatkan risiko penyumbatan pori-pori, munculnya jerawat, iritasi, hingga memperlambat proses regenerasi kulit.

Selain itu, beberapa kandungan aktif dalam kosmetik juga dapat memicu peradangan sehingga mengurangi efektivitas hasil perawatan.

Kebersihan Alat Makeup Tidak Boleh Diabaikan

Risiko lain yang sering luput diperhatikan berasal dari kuas, spons, maupun alat aplikasi makeup yang kurang bersih.

Peralatan kosmetik yang tidak steril dapat menjadi media berkembangnya bakteri sehingga meningkatkan risiko infeksi pada kulit yang masih berada dalam tahap penyembuhan.

Karena itu, apabila dokter telah mengizinkan penggunaan makeup, pastikan seluruh alat aplikasi dalam kondisi bersih dan higienis sebelum digunakan.

Pilih Produk yang Ramah untuk Kulit Sensitif

Saat mulai menggunakan kosmetik kembali, pilihlah produk yang memiliki label noncomedogenic, bebas pewangi, dan diformulasikan khusus untuk kulit sensitif.

Produk berbahan dasar mineral juga sering direkomendasikan karena memiliki formula yang lebih ringan dan cenderung tidak mudah menyumbat pori-pori.

Sebaliknya, hindari penggunaan foundation atau kosmetik dengan tekstur terlalu tebal apabila kulit masih dalam tahap adaptasi setelah prosedur.

Kandungan yang Sebaiknya Dihindari

Selama masa pemulihan, beberapa bahan aktif dalam skincare maupun makeup sebaiknya dihindari terlebih dahulu.

Di antaranya adalah produk yang mengandung AHA, BHA, retinoid, alkohol berkadar tinggi, maupun eksfoliator fisik karena dapat meningkatkan sensitivitas kulit dan mengganggu proses regenerasi.

Sebagai gantinya, gunakan rangkaian perawatan dasar yang lembut seperti pembersih wajah ringan, pelembap khusus kulit sensitif, serta tabir surya yang direkomendasikan oleh dokter.

Perawatan sederhana namun dilakukan secara konsisten justru lebih efektif membantu mempercepat proses pemulihan kulit.

Konsultasi dengan Dokter Tetap Menjadi Langkah Terbaik

Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda sehingga waktu aman menggunakan makeup setelah menjalani DNA salmon tidak selalu sama.

Faktor seperti jenis kulit, metode tindakan, hingga respons penyembuhan akan memengaruhi proses pemulihan masing-masing pasien.

Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter atau tenaga medis profesional tetap menjadi langkah terbaik sebelum kembali menggunakan kosmetik.

Melalui evaluasi lanjutan, pasien dapat memperoleh rekomendasi mengenai waktu yang tepat menggunakan makeup, produk yang sesuai dengan kondisi kulit, potensi efek samping yang perlu diwaspadai, hingga perawatan lanjutan agar manfaat DNA salmon dapat diperoleh secara optimal.

Pada dasarnya, penggunaan makeup setelah perawatan DNA salmon dapat dilakukan dengan aman apabila kulit telah melewati masa pemulihan, kosmetik yang digunakan sesuai dengan kondisi kulit, serta kebersihan alat aplikasi selalu dijaga.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play