SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Dokter Mata Bagikan Cara Sederhana Mencegah Rabun Jauh pada Anak, Batasi Gadget hingga Ajak Bermain di Luar

Dokter Mata Bagikan Cara Sederhana Mencegah Rabun Jauh pada Anak, Batasi Gadget hingga Ajak Bermain di Luar

Ilustrasi anak dengan rabun jauh. (Freepik.com/Magnific/@jcomp)

Suara Kalbar – Miopia atau rabun jauh pada anak menjadi salah satu gangguan penglihatan yang semakin banyak ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. Meski tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, orang tua dapat melakukan sejumlah langkah sederhana untuk membantu memperlambat perkembangan kondisi tersebut sejak dini.

Dokter spesialis mata anak, dr. Indah Saraswati, mengatakan salah satu cara paling mudah sekaligus efektif menjaga kesehatan mata anak adalah dengan meningkatkan aktivitas di luar ruangan.

Menurutnya, anak dianjurkan menghabiskan waktu di luar ruangan setidaknya dua jam setiap hari. Saat beraktivitas, anak sebaiknya melihat objek yang berada pada jarak sekitar enam meter serta memperoleh paparan sinar matahari alami.

Namun, aktivitas tersebut tidak harus dilakukan di bawah terik matahari. Orang tua dapat mengajak anak bermain, berjalan santai, atau sekadar duduk di teras rumah pada pagi maupun sore hari sambil mengarahkan pandangan ke objek yang berada di kejauhan.

“Kalau misalnya di kota orang tua khawatir anak bermain di luar, duduk di teras juga oke karena yang penting melihat jauh sekitar 6 meter dan terkena matahari,” kata dr. Indah, dikutip dari Antara, Kamis (23/7/2026).

Ia menjelaskan, kebiasaan melihat objek yang jauh membantu mata tidak terus-menerus bekerja pada fokus jarak dekat yang dapat memicu perkembangan rabun jauh.

Selain memperbanyak aktivitas di luar ruangan, dr. Indah juga mengimbau orang tua membatasi aktivitas yang membuat anak terlalu lama menatap objek dari jarak dekat, termasuk penggunaan gawai.

Aktivitas seperti membaca buku, menulis, atau menggambar tetap diperbolehkan, tetapi sebaiknya diselingi waktu istirahat agar mata tidak terus-menerus bekerja dalam jarak dekat.

Saat membaca, anak disarankan menjaga jarak minimal 30 sentimeter antara mata dan buku. Ia juga menganjurkan penerapan aturan 20-20-20, yakni setiap 20 menit melihat objek dekat, mata diistirahatkan selama 20 detik dengan mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau sekitar 6 meter.

Tak kalah penting, penggunaan gawai juga perlu dibatasi. Menurut dr. Indah, durasi penggunaan gadget pada anak sebaiknya tidak melebihi dua jam per hari.

Ia mengingatkan, paparan layar perangkat elektronik dalam waktu yang terlalu lama tidak hanya berpotensi mempercepat perkembangan rabun jauh, tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi, menurunkan kualitas tidur, hingga memengaruhi proses belajar anak.

Dengan menerapkan kebiasaan sederhana seperti lebih banyak beraktivitas di luar ruangan, membatasi penggunaan gawai, menjaga jarak baca yang ideal, serta rutin mengistirahatkan mata, orang tua dapat membantu menjaga kesehatan penglihatan anak sekaligus memperlambat perkembangan miopia sejak usia dini.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play