Citroen Ubah C3 Aircross Jadi SUV Bergaya Militer, Tampil Gagah dengan Nuansa Angkatan Laut
Suara Kalbar – Citroen selama ini dikenal sebagai produsen otomotif asal Prancis yang identik dengan mobil berdesain unik, mengutamakan kenyamanan, serta menawarkan kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari. Namun kali ini, pabrikan tersebut menghadirkan sesuatu yang berbeda melalui sebuah mobil konsep bergaya militer.
Mobil tersebut diberi nama Citroen C3 Aircross Marine Nationale, sebuah model one-off atau hanya dibuat satu unit sebagai bentuk penghormatan atas peringatan 400 tahun berdirinya Angkatan Laut Prancis.
Sebagai SUV kompak, C3 Aircross mengalami transformasi total dari sisi tampilan. Seluruh bodinya dibalut warna Storm Blue yang dipadukan dengan atap Light Gray, sementara aksen merah di beberapa bagian memberikan nuansa yang terinspirasi dari seragam resmi pelaut Angkatan Laut Prancis.
Mengutip Carscoops, Jumat (26/6/2026), perubahan paling mencolok terlihat pada sektor eksterior. Bumper depan dan belakang kini dibekali pelindung tambahan (cladding) sehingga membuat tampilannya jauh lebih kokoh dibanding versi standarnya.
Karakter petualangnya semakin kuat berkat penggunaan pelek hitam berukuran 17 inci yang dipadukan ban khusus off-road. Citroen juga melengkapinya dengan berbagai perlengkapan outdoor, seperti roof rack berkapasitas besar untuk membawa perlengkapan menyelam, fender extension yang lebih lebar, hingga pelindung lampu kabut bergaya slatted.
Menariknya, desain pelindung lampu kabut tersebut terinspirasi dari lentera klasik yang dahulu digunakan para pelaut sebagai media komunikasi menggunakan sandi Morse.
Detail bertema maritim juga tampak pada penggunaan heavy-duty straps, tow hooks yang dirancang menyerupai pasak tambatan kapal (mooring cleats), serta stiker dekoratif khusus di pintu dan pilar C yang mempertegas identitas kendaraan tersebut.
Masuk ke dalam kabin, nuansa kapal selam langsung terasa melalui ambient light berwarna merah. Warna pencahayaan ini meniru sistem penerangan di kapal selam yang dirancang untuk membantu menjaga ritme biologis kru saat menjalankan misi dalam waktu lama di bawah permukaan laut.
Interiornya turut dihiasi jok berlapis kombinasi warna merah dan putih yang dilengkapi emblem peringatan 400 tahun Angkatan Laut Prancis. Sementara pada bagian dasbor, Citroen menambahkan aksen tricolor biru, putih, dan merah sebagai simbol identitas negara asalnya.
Meski tampil lebih tinggi dan siap diajak melintasi berbagai medan, Stellantis selaku induk perusahaan Citroen belum mengungkap apakah mobil konsep tersebut mendapat ubahan pada sektor sasis maupun sistem penggeraknya.
Sebagai informasi, Citroen C3 Aircross versi produksi saat ini tersedia dalam beberapa pilihan mesin, mulai dari mesin bensin 1.200 cc turbo, varian mild-hybrid, hingga versi listrik murni dengan motor listrik tunggal.
Walaupun C3 Aircross Marine Nationale dipastikan tidak akan diproduksi secara massal, kehadiran mobil konsep ini memberi gambaran mengenai arah pengembangan Citroen di masa depan. Bukan tidak mungkin pabrikan tersebut akan menghadirkan paket aksesori off-road atau bahkan varian bergaya petualang untuk melengkapi lini SUV mereka.
Sumber: Beritasatu.com






