Norton Atlas Resmi Diproduksi, Motor Adventure Legendaris Inggris Bangkit dengan Mesin Baru 585 cc
Suara Kalbar – Merek sepeda motor legendaris asal Inggris, Norton, resmi memulai babak baru dalam kebangkitannya setelah unit pertama motor petualang (adventure bike) terbaru, Norton Atlas, keluar dari jalur produksi. Momen ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan yang kini berada di bawah naungan TVS Motor Company, sekaligus menandai kembalinya Norton ke segmen motor adventure setelah vakum selama puluhan tahun.
Prosesi produksi perdana digelar secara seremonial di fasilitas manufaktur TVS di Hosur, India, dan dihadiri jajaran manajemen Norton, petinggi TVS Motor Company, serta perwakilan Komisi Tinggi Inggris. Produksi di India dipilih sebagai strategi untuk meningkatkan kapasitas manufaktur global, sementara fasilitas Norton di Solihull, Inggris, tetap difokuskan untuk memproduksi superbike premium Manx R.
Meski dirakit di India, Norton menegaskan bahwa seluruh proses desain, pengembangan, dan rekayasa teknis Atlas tetap dilakukan di pusat riset dan pengembangan perusahaan di Solihull, Inggris.
Model Norton Atlas pertama kali diperkenalkan kepada publik pada ajang EICMA 2025. Kehadirannya bersama varian jalan raya Atlas GT menjadi bagian dari ekspansi produk terbesar Norton sejak diakuisisi oleh TVS Motor Company.
Dari sisi performa, Norton Atlas mengusung rangka steel trellis baru yang dipadukan dengan mesin parallel-twin 585 cc berpendingin cairan dengan konfigurasi crankshaft 270 derajat. Mesin baru tersebut dirancang untuk menghadirkan karakter tenaga yang kuat namun tetap nyaman digunakan dalam perjalanan jarak jauh maupun medan ringan.
Motor ini juga dibekali berbagai teknologi modern yang sebelumnya belum pernah diterapkan Norton pada model produksinya.
Sistem elektroniknya mengandalkan six-axis IMU buatan Bosch yang mengontrol berbagai fitur keselamatan dan bantuan berkendara, seperti:
- Lean-sensitive rider aids
- Lima mode berkendara
- Cornering cruise control
- Suspensi KYB fully adjustable
- Panel instrumen TFT 8 inci dengan konektivitas smartphone
Kombinasi fitur tersebut menempatkan Norton Atlas sebagai pesaing baru di segmen adventure kelas menengah yang semakin kompetitif.
Nama Atlas sendiri memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Norton. Model pertamanya diperkenalkan pada 1962 dengan mesin parallel-twin 745 cc yang dikembangkan untuk pasar Amerika Serikat. Produksinya berlangsung hingga 1968 sebelum akhirnya digantikan oleh Norton Commando yang kemudian menjadi salah satu motor paling ikonik dalam sejarah perusahaan.
Setelah tahap produksi dimulai, Norton akan melanjutkan agenda peluncuran resmi sekaligus sesi pengujian internasional bersama media otomotif di Islandia. Distribusi kepada konsumen dijadwalkan dimulai pada paruh kedua kuartal ketiga 2026.
Di pasar Inggris, Norton Atlas dipasarkan mulai £8.250 atau sekitar Rp171 juta untuk varian standar. Sementara varian tertinggi Atlas Apex dibanderol £9.450 atau sekitar Rp196 juta.
Adapun harga resmi serta spesifikasi lengkap untuk varian jalan raya Atlas GT akan diumumkan menjelang peluncuran resminya.
Dengan dimulainya produksi Norton Atlas, pabrikan legendaris asal Inggris tersebut menunjukkan keseriusannya membangun kembali reputasi global melalui kombinasi desain klasik, teknologi modern, dan strategi produksi yang lebih efisien di bawah dukungan TVS Motor Company.
Sumber: Beritasatu.com






