SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Singkawang Sinergi Layanan Darurat, Dinkes Singkawang Latih Driver Ambulans dan Operator PSC 119

Sinergi Layanan Darurat, Dinkes Singkawang Latih Driver Ambulans dan Operator PSC 119

Kepala Dinkes dan KB Singkawang, dr. Achmad Hardin saat menggelar pelatihan bagi pengemudi ambulans dan operator Public Safety Center (PSC) 119. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinkes dan KB Kota Singkawang pada Rabu (24/6/2026). SUARA KALBAR.CO.ID/HO.MC Singkawang.

Singkawang (Suara Kalbar) – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kota Singkawang bersama PT Jasa Raharja Cabang Singkawang menggelar pelatihan bagi pengemudi ambulans dan operator Public Safety Center (PSC) 119. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinkes dan KB Kota Singkawang pada Rabu (24/6/2026).

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Founder Juang Center, Ns. Egidius Umbu Ndeta, dan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Singkawang, Febri Irawan. Agenda ini bertujuan meningkatkan pengetahuan komunikasi kegawatdaruratan, kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta memperkuat koordinasi lapangan demi pelayanan yang cepat, tepat, dan aman.

Kepala Dinkes dan KB Singkawang, dr. Achmad Hardin, menyatakan bahwa peningkatan kapasitas ini sengaja menyasar operator PSC 119 dan pengemudi ambulans agar koordinasi dengan layanan darurat 112 milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berjalan lebih efektif.

“PSC 119 adalah komponen penting dalam sistem layanan 112. Petugas harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar setiap laporan masyarakat, baik lewat 112 maupun 119, bisa ditangani secara optimal,” ujar Achmad Hardin.

Hardin menambahkan, pengemudi ambulans memegang peran strategis dalam rantai penyelamatan. Mereka tidak hanya dituntut mengemudi dengan cepat dan aman, tetapi wajib menguasai keterampilan dasar pertolongan pertama sebelum korban mendapat penanganan medis lanjutan.

“Driver ambulans bukan sekadar membawa kendaraan. Mereka harus mampu memberikan bantuan hidup dasar pada kasus kecelakaan, kebakaran, atau kondisi darurat lain. Keselamatan korban adalah prioritas utama hingga tiba di rumah sakit,” tegasnya.

Pihak Dinkes berharap pelatihan yang didasari nilai kemanusiaan ini mampu mendongkrak kualitas layanan kegawatdaruratan di Kota Singkawang menjadi lebih responsif dan profesional.

Penulis : Hendra/ r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play