SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak 22 KK di Pal V Dapat Bantuan Bedah WC, Sanitasi Layak Jadi Perhatian

22 KK di Pal V Dapat Bantuan Bedah WC, Sanitasi Layak Jadi Perhatian

Sosialisasi Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) kepada para calon penerima bantuan bedah WC di Kelurahan Pal V, Kecamatan Pontianak Kota. SUARAKALBAR.CO.ID/Fajar

Pontianak (Suara Kalbar) – Sebanyak 22 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Pal V, Kecamatan Pontianak Barat, segera mendapatkan bantuan bedah WC melalui Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Program tersebut merupakan bagian dari pokok pikiran Anggota Komisi V DPR RI, Boyman Harun, sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan fasilitas sanitasi yang layak dan sehat.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang juga menjadi koordinator pelaksana program bedah WC di Kelurahan Pal V, Zulfydar Zaidar Mochtar, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan calon penerima bantuan.

“Ini merupakan koordinasi bagi penerima bedah WC sebanyak 22 orang. Mudah-mudahan ini tidak meleset dari waktu yang ditetapkan oleh pemerintah, karena jadwal diperkirakan September akan dilaksanakan kegiatan itu sendiri,” ujar Zulfydar usai sosialisasi di Kantor Lurah Pal V.

Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Barat itu menilai kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak masih cukup besar.

Menurutnya, penyediaan WC yang sehat memiliki kaitan erat dengan kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup.

“Kami meyakini masih banyak kebutuhan dari masyarakat terhadap bedah WC ini, karena ini berkaitan dengan indeks modal manusia, kaitan dengan kesehatan. Kalau semua sehat, WC-nya bagus, sehat, maka dampaknya signifikan sekali,” katanya.

Sementara itu, Lurah Pal V, Deni Saputra, mengatakan pihak kelurahan berperan dalam membantu proses pendataan masyarakat yang membutuhkan berbagai program bantuan, termasuk bedah rumah maupun bedah WC.

Menurut Deni, data masyarakat yang membutuhkan bantuan tersebut telah dihimpun sejak beberapa waktu lalu sehingga dapat digunakan ketika terdapat program bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait.

“Kita bantu lewat pengumpulan data, bersifat umum, baik itu bedah rumah atau bedah WC. Nanti ketika ada permintaan data dari instansi terkait, datanya sudah siap,” jelas Deni.

Ia mencontohkan, data calon penerima bantuan dari program yang diusulkan melalui Boyman Harun telah dikumpulkan sejak Maret. Setelah dilakukan verifikasi dan dikombinasikan dengan kebutuhan di lapangan, diperoleh 22 calon penerima bantuan.

“Contohnya bantuan dari Pak Boyman Harun, datanya dari bulan Maret. Kita siap, kemudian dikombinasikan sehingga bisa didapat 22 calon penerima,” tambahnya.

Penulis: Fajar Bahari

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play