SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif iCAR V23 Diklaim Bisa Hemat Biaya hingga Rp64 Juta dalam Lima Tahun

iCAR V23 Diklaim Bisa Hemat Biaya hingga Rp64 Juta dalam Lima Tahun

iCAR V23 menawarkan solusi mobilitas hemat dengan potensi penghematan biaya energi hingga Rp64 juta dalam lima tahun dibandingkan mobil bensin konvensional. (iCAR Indonesia/DOK)

Suara Kalbar – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendorong semakin banyak konsumen mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi harian. Kondisi ini dimanfaatkan sejumlah produsen untuk menonjolkan efisiensi biaya operasional yang ditawarkan kendaraan listrik.

iCAR Indonesia, misalnya, mengklaim model SUV listrik mereka, iCAR V23, mampu memberikan penghematan biaya energi yang signifikan dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.

Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, mengatakan kendaraan listrik tidak hanya menawarkan biaya operasional yang lebih rendah, tetapi juga tetap mampu menghadirkan karakter dan pengalaman berkendara yang menjadi daya tarik segmen SUV.

“Saat ini banyak kendaraan listrik hadir dengan pendekatan serupa. Kami ingin menawarkan kendaraan listrik yang tetap memiliki karakter SUV yang kuat, sekaligus efisien digunakan sehari-hari,” ujar Tommy dalam keterangan resmi, Rabu, 17 Juni 2026.

Berdasarkan simulasi yang disusun perusahaan, pengguna iCAR V23 tipe Y RWD yang menempuh perjalanan rata-rata 30 kilometer per hari diperkirakan mengeluarkan biaya pengisian daya sekitar Rp153 ribu per bulan.

Sebagai perbandingan, kendaraan berbahan bakar bensin dengan konsumsi rata-rata 12 kilometer per liter disebut membutuhkan biaya sekitar Rp1,2 juta per bulan untuk jarak tempuh yang sama, dengan asumsi harga Pertamax Rp16.250 per liter.

Dari simulasi tersebut, iCAR memperkirakan potensi penghematan biaya energi dapat mencapai lebih dari Rp1 juta per bulan atau sekitar Rp12,8 juta per tahun. Dalam periode lima tahun, penghematan yang diklaim perusahaan mencapai hampir Rp64 juta.

Meski demikian, besaran penghematan aktual dapat berbeda pada setiap pengguna, tergantung pola penggunaan kendaraan, kondisi lalu lintas, tarif listrik, serta harga bahan bakar yang berlaku.

Selain menonjolkan efisiensi biaya, iCAR V23 diposisikan sebagai SUV listrik yang tetap mempertahankan karakter kendaraan petualang. Model ini mengusung desain bergaya boxy yang terinspirasi SUV klasik dan dilengkapi sejumlah fitur penunjang mobilitas.

Untuk pasar Indonesia, iCAR V23 tersedia dalam tiga varian, yakni Tipe X RWD, Tipe Y RWD, dan Tipe Z iWD. Varian tertinggi dibekali sistem penggerak dua motor dengan teknologi intelligent all-wheel drive serta jarak tempuh hingga 430 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Mobil ini juga menawarkan sejumlah spesifikasi yang mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan, seperti ground clearance tinggi, approach angle hingga 43 derajat, departure angle 41 derajat, serta kemampuan melintasi genangan air hingga kedalaman 600 milimeter.

Sebagai layanan purnajual, iCAR memberikan garansi baterai selama delapan tahun atau 160 ribu kilometer serta garansi kendaraan selama enam tahun atau 150 ribu kilometer.

Di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik, faktor efisiensi biaya operasional menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen. Namun selain biaya energi, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan harga kendaraan, biaya perawatan, infrastruktur pengisian daya, serta nilai jual kembali sebelum memutuskan beralih ke kendaraan listrik.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play