SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Balala’ Pantang Nagari 2026 Sukses Digelar, Adrianus Apresiasi Dukungan TNI-Polri dan Masyarakat

Balala’ Pantang Nagari 2026 Sukses Digelar, Adrianus Apresiasi Dukungan TNI-Polri dan Masyarakat

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah Adrianus. [SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa]

Mempawah (Suara Kalbar) – Pelaksanaan Ritual Tahunan Balala’ Pantang Nagari Tahun 2026 di wilayah adat Dayak Kanayatn Kabupaten Mempawah berlangsung sukses dan kondusif.

Ritual yang digelar pada 5 hingga 6 Juni 2026 tersebut menjadi bagian penting dalam pelestarian adat dan budaya masyarakat Dayak usai pelaksanaan Pesta Padi atau Naik Dango.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual Nyangahatn di masing-masing panyugu, kemudian dilanjutkan dengan penutupan saka sebagai tanda dimulainya masa Balala’ atau pantang nagari.

Setelah masa pantangan berakhir, ritual kembali dilaksanakan melalui Nyangahatn pembukaan saka yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian Balala’ Pantang Nagari Tahun 2026.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah, Adrianus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi serta mendukung kelancaran pelaksanaan ritual tahunan tersebut.

Dengan berakhirnya kegiatan Balala’, masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

_Untuk itu, saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat lintas etnis, terkhusus kepada TNI dan Polri yang telah berupaya mendukung dan mengawal pelaksanaan Balala’ sehingga dapat berjalan aman, damai, dan tertib sesuai dengan keinginan masyarakat Adat Dayak yang menjalankannya,” ujar Adrianus, Sabtu (6/6/2026) sore.

Ia menjelaskan, Balala’ Pantang Nagari merupakan tradisi adat yang terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur masyarakat Dayak Kanayatn.

Tradisi ini juga menjadi momentum untuk melakukan pembersihan diri serta menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam.

Menurut Adrianus, pelaksanaan Balala’ memiliki makna mendalam, yakni sebagai upaya membersihkan dan memperbaiki alam serta diri manusia dari berbagai hal yang tidak baik.

Karena itu, ia berharap seluruh masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, serta kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

“Semoga dengan usainya Balala’ Pantang Nagari ini, kita semua selalu diberikan keberkahan, umur yang panjang, kesehatan yang baik, serta rezeki yang berlimpah,” tutupnya.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play