SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Zulkifli Hasan Pastikan Stok Pupuk Aman dan Harga Gabah Petani Tetap Terjaga di Kalbar

Zulkifli Hasan Pastikan Stok Pupuk Aman dan Harga Gabah Petani Tetap Terjaga di Kalbar

Zulkifli Hasan Pastikan Stok Pupuk Aman dan Harga Gabah Petani Tetap Terjaga di Kalbar. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Kubu Raya ( Suara Kalbar) – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan ketersediaan pupuk dan harga gabah petani tetap terjaga saat menghadiri Rembuk Tani 2026 yang digelar di kawasan persawahan Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kelompok tani dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan pupuk non-subsidi sebanyak tiga ton kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Zulkifli Hasan mengatakan dirinya datang ke Kalimantan Barat atas arahan Presiden untuk memastikan kondisi pertanian di lapangan, khususnya terkait ketersediaan pupuk dan stabilitas harga.

“Saya datang karena perintah Presiden. Saya cek ke lapangan. Satu memastikan pupuk tersedia atau tidak, dua harganya bagaimana. Karena kita tahu kondisi dunia seperti ini, sekitar 30 persen jalur Hormuz tidak bisa masuk. Ini tidak mudah, belum lagi nilai tukar,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini berupaya menjaga pasokan pupuk agar tetap tersedia bagi petani di tengah tantangan global yang memengaruhi rantai pasok dan harga komoditas. Ia menegaskan, perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian menjadi salah satu prioritas utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Perintah Bapak Presiden adalah mengamankan petani Indonesia. Maka saya pastikan pupuk tersedia lengkap, stok cukup, dan harganya masih mendapat diskon 20 persen. Tidak ada di dunia yang memberi diskon seperti ini. Saat harga dunia naik, kita justru memberikan diskon. Bayangkan perhatian Presiden terhadap petani luar biasa,” katanya.

Selain memastikan ketersediaan pupuk, pemerintah juga berkomitmen menjaga harga gabah di tingkat petani agar tetap menguntungkan. Zulkifli menegaskan bahwa harga gabah tidak boleh dibeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Perintah Bapak Presiden, pastikan harga gabah tidak boleh di bawah Rp6.600 per kilogram. Periksa kalau ada yang membeli di bawah Rp6.600. Tadi disampaikan di sini sudah Rp7.000. Jadi kita ingin mengubah nasib petani kita,” tegasnya.

Ia berharap kebijakan pemerintah terkait pupuk dan harga gabah dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan nasional. Melalui berbagai program yang dijalankan, pemerintah menargetkan sektor pertanian mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Penulis: Fajar

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play