SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Kalbar Raih Peringkat 4 Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional

Kalbar Raih Peringkat 4 Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ria Norsan dari Wakil Kepala Badan Pusat Statistik, Sonny Harry B. Harmadi. SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Adpim

Semarang (Suara Kalbar) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berhasil meraih penghargaan atas capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025 dengan kategori tinggi dan menempati peringkat ke-4 terbaik nasional. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Kick Off Evaluasi Nasional Capaian IDI Tahun 2025 yang digelar di Hotel Horison Ultima Sentraland, Jalan Ki Mangunsarkoro, Kota Semarang, Kamis (21/5/2026).

Provinsi Kalimantan Barat tercatat sebagai provinsi dengan nilai IDI tertinggi di Pulau Kalimantan dengan skor 86,17. Capaian itu sekaligus menempatkan Kalbar dalam posisi empat besar nasional sebagai daerah dengan kualitas demokrasi terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ria Norsan dari Wakil Kepala Badan Pusat Statistik, Sonny Harry B. Harmadi.

Sebagaimana diketahui, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) merupakan instrumen penting untuk mengukur kualitas demokrasi di setiap provinsi, yang meliputi aspek kebebasan sipil, hak-hak politik, serta kinerja lembaga demokrasi.

Usai menerima penghargaan, Ria Norsan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Kalimantan Barat. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dalam menjaga iklim demokrasi yang kondusif di daerah.

“Ini membuktikan bahwa demokrasi di Kalbar berjalan baik. Kebebasan berpendapat terjaga, pemilu berlangsung aman, dan ruang partisipasi publik terus kita buka. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Ria Norsan.

Ia berharap capaian IDI Kalimantan Barat dapat terus meningkat seiring dengan terjaganya keharmonisan masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia yang semakin baik.

“Salah satu indikator penilaian IDI berkaitan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sumber daya manusia sangat penting bagi kemajuan daerah. Alhamdulillah, IPM Kalbar saat ini meningkat menjadi 72,09. Ke depan, target kita bisa mencapai angka 75. Jika IPM meningkat, maka kualitas demokrasi melalui IDI juga akan semakin baik,” harapnya.

Ria Norsan menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus mendorong pendidikan politik, transparansi pemerintahan, serta memperkuat kolaborasi dengan media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Menurutnya, kualitas demokrasi tidak hanya harus tinggi secara angka, tetapi juga dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan di Kalbar untuk terus merawat demokrasi yang damai, inklusif, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Lodewijk F. Paulus, menyampaikan bahwa evaluasi IDI menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Melalui forum evaluasi nasional capaian IDI ini, kita diharapkan dapat bersama-sama melakukan evaluasi terhadap indikator demokrasi secara berkesinambungan, terukur, dan strategis guna memperkuat kemajuan demokrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.

Sebagai informasi, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) merupakan instrumen resmi untuk mengukur dan menilai perkembangan serta kualitas demokrasi di berbagai wilayah Indonesia. Skor IDI diterbitkan secara berkala oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas dan instansi terkait lainnya.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play