SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Ketua REI Kabar Baharudin Ajak Pengusaha Muda Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ketua REI Kabar Baharudin Ajak Pengusaha Muda Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ketua DPD REI Kalimantan Barat, Baharudin, hadir sebagai pembicara pada kegiatan Diklatda serta FORBISDA BPD HIPMI Kalimantan Barat, Selasa (19/05/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Ketua DPD REI Kalimantan Barat, Baharudin, hadir sebagai pembicara pada kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Latihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Kalimantan Barat yang terselenggara di sebuah Hotel di Kubu Raya, Selasa (19/05/2026)

Kehadiran Baharudin pada sesi FORBISDA menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus penguatan semangat bagi para anggota muda HIPMI dalam melihat peluang dan tantangan dunia usaha ke depan.

Dalam pemaparannya, Baharudin menekankan bahwa generasi pengusaha muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan memerlukan peran aktif dunia usaha sebagai motor penggerak utama.

“Target pertumbuhan ekonomi 8 persen bukan angka yang dapat dicapai dengan pendekatan biasa. Diperlukan keberanian membangun usaha baru, memperluas investasi, membuka lapangan kerja, serta menghadirkan kolaborasi yang kuat antar pelaku usaha. Di sinilah HIPMI memiliki peran penting,” ujar Baharudin.

Pada forum tersebut, Baharudin juga memaparkan berbagai peluang bisnis di sektor properti yang dinilai masih sangat potensial di Kalimantan Barat. Menurutnya, sektor properti bukan hanya berbicara mengenai pembangunan rumah atau kawasan, tetapi memiliki efek berganda yang besar terhadap perekonomian daerah.

“Ketika sektor properti tumbuh, yang bergerak bukan hanya pengembang. Ada industri bahan bangunan, jasa konstruksi, UMKM, tenaga kerja, transportasi hingga sektor pendukung lainnya. Karena itu, properti menjadi salah satu sektor yang memiliki daya ungkit besar terhadap ekonomi daerah,” jelasnya.

Ia menilai Kalimantan Barat masih memiliki ruang pertumbuhan yang luas, baik dari kebutuhan hunian, pengembangan kawasan baru, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga peluang investasi yang terus berkembang. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dibaca oleh para pengusaha muda sebagai peluang, bukan sekadar tantangan.

Dalam suasana yang hangat dan interaktif, Baharudin juga menyampaikan pesan kepada anggota HIPMI agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan usaha semata, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.

“Pengusaha tidak boleh hanya hadir sebagai pelaku bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan. Ketika usaha tumbuh, daerah ikut bergerak. Ketika investasi meningkat, lapangan kerja terbuka. Dan ketika ekonomi daerah tumbuh, manfaatnya kembali kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Kalimantan Barat memerlukan lebih banyak pengusaha yang berani mengambil peran, membangun ekosistem usaha yang sehat, serta mampu menciptakan nilai tambah bagi daerah.

Melalui forum tersebut, Baharudin berharap lahir semangat baru bagi kader-kader HIPMI Kalimantan Barat agar terus bertumbuh, berkolaborasi, dan menjadi penggerak ekonomi daerah dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih maju dan berdaya saing.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play