Jangan Asal Campur, Ini Kombinasi Kandungan Skincare yang Sebaiknya Dihindari
Suara Kalbar – Memahami kandungan aktif dalam produk skincare menjadi langkah penting untuk mendapatkan hasil perawatan kulit yang optimal. Setiap bahan aktif memiliki fungsi berbeda, mulai dari mengatasi jerawat, mencerahkan kulit, hingga membantu memperlambat tanda penuaan dini.
Namun, tidak semua kandungan skincare aman digunakan secara bersamaan. Kombinasi bahan aktif yang kurang tepat justru dapat memicu iritasi, merusak skin barrier, mengganggu keseimbangan pH kulit, hingga menurunkan efektivitas produk.
Maka dari itu, mengenali kombinasi skincare yang tidak boleh dicampur menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kesehatan kulit. Dilansir dari berbagai sumber, berikut paparannya.
Kombinasi Kandungan Skincare Tak Boleh Digabung Bersamaan
Beberapa kandungan aktif memang saling melengkapi, seperti niacinamide dan hyaluronic acid yang membantu menjaga kelembapan serta memperkuat lapisan pelindung kulit. Namun, ada juga kombinasi yang sebaiknya dihindari karena berisiko menimbulkan masalah kulit.
AHA dan BHA
AHA dan BHA sama-sama berfungsi sebagai eksfoliator untuk mengangkat sel kulit mati. Penggunaan keduanya secara bersamaan dapat menyebabkan over-exfoliation atau eksfoliasi berlebihan. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif, kemerahan, terasa kering, hingga berisiko merusak skin barrier.
Vitamin C dan Retinol
Vitamin C bekerja optimal dalam kondisi pH asam, sedangkan retinol lebih efektif pada pH yang cenderung netral. Jika digunakan bersamaan, kedua bahan ini dapat mengganggu keseimbangan pH kulit. Kombinasi tersebut juga berpotensi memicu iritasi dan menurunkan efektivitas masing-masing kandungan.
BHA dan Benzoyl Peroxide
Salicylic acid (BHA) dan benzoyl peroxide sama-sama populer untuk mengatasi jerawat. Namun, penggunaan bersamaan dapat membuat kulit terlalu kering dan iritasi. Selain itu, benzoyl peroxide juga dapat mengurangi efektivitas BHA. Karena itu, keduanya disarankan digunakan pada waktu yang berbeda.
Retinol dan Benzoyl Peroxide
Menggabungkan retinol dengan benzoyl peroxide dapat menyebabkan kulit meradang, mengelupas, dan terasa sangat kering.
Kedua bahan aktif ini memiliki efek yang cukup kuat sehingga berisiko menimbulkan iritasi berat jika digunakan dalam satu rutinitas skincare.
Retinol dengan AHA atau BHA
Retinol dan AHA/BHA sama-sama bekerja mempercepat regenerasi kulit. Jika dipakai bersamaan, lapisan pelindung kulit dapat terkikis secara berlebihan. Akibatnya, kulit menjadi lebih sensitif, kemerahan, perih, dan mudah mengelupas.
Vitamin C dengan AHA atau BHA
Kombinasi vitamin C dengan AHA atau BHA dapat mengganggu stabilitas kandungan aktif dan keseimbangan pH kulit. Pada pemilik kulit sensitif, kombinasi ini berisiko memicu iritasi serta membuat manfaat vitamin C menjadi kurang optimal.
Tips Memilih Skincare Sesuai Jenis Kulit
Selain memahami kandungan aktif, memilih skincare berdasarkan jenis kulit juga sangat penting untuk mendapatkan hasil perawatan yang maksimal.
Secara umum, jenis kulit dibagi menjadi lima kategori, yaitu kulit kering, berminyak, kombinasi, sensitif, dan normal.
Kulit Kering
Kulit kering biasanya terasa kasar, mudah bersisik, dan tampak kusam karena kekurangan kelembapan alami.
Kandungan yang Direkomendasikan:
• Hyaluronic acid.
• Ceramide.
• Kandungan pelembap dan menenangkan kulit.
Skincare yang Disarankan:
• Pembersih wajah berbentuk krim atau losion.
• Facial wash yang menghidrasi.
• Pelembap dengan daya lembap tinggi.
• Sunscreen berbasis krim atau gel.
• Krim malam untuk regenerasi kulit.
Kulit Berminyak
Kulit berminyak ditandai dengan produksi sebum berlebih, terutama di area T-zone, serta rentan mengalami jerawat dan komedo.
Kandungan yang Direkomendasikan:
• Niacinamide.
• Witch hazel.
• Azelaic acid.
Skincare yang Disarankan:
• Facial wash berbusa bebas minyak.
• Toner pengontrol sebum.
• Serum vitamin C.
• Pelembap ringan dengan efek matte.
• Sunscreen berbasis gel.
Kulit Kombinasi
Kulit kombinasi memiliki area berminyak di T-zone dan area kering atau normal di bagian pipi.
Skincare yang Disarankan:
• Pembersih wajah lembut.
• Toner penyeimbang pH.
• Pelembap ringan.
• Pelembap mattifying khusus area T-zon.e
• Sunscreen berbasis gel dengan SPF tinggi.
Kulit Sensitif
Kulit sensitif mudah mengalami kemerahan, gatal, perih, atau iritasi akibat produk tertentu maupun paparan lingkungan.
Skincare yang Disarankan:
• Produk dengan formula lembut dan minim iritan.
• Pelembap ultra-hidrasi.
• Sunscreen SPF 50 berbasis gel.
• Hindari paparan sinar matahari berlebihan.
Kulit Normal
Kulit normal memiliki keseimbangan minyak dan kelembapan yang baik serta jarang mengalami masalah kulit serius.
Skincare yang Disarankan:
• Pembersih wajah lembut.
• Pelembap ringan.
• Serum vitamin C, retinol, atau hyaluronic acid sesuai kebutuhan.
• Sunscreen berbentuk krim, gel, atau spray.
Paham akan kandungan skincare dan menyesuaikannya dengan jenis kulit dapat membantu memaksimalkan hasil perawatan sekaligus mengurangi risiko iritasi. Karena itu, penting untuk tidak asal mencampur bahan aktif dan selalu memperhatikan kebutuhan kulit masing-masing.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





