Harley-Davidson Tarik 17 Ribu Motor, Masalah Rem Belakang Jadi Sorotan
Suara Kalbar – Kabar mengejutkan datang dari jagat otomotif roda dua kelas atas. Pabrikan motor legendaris asal Amerika Serikat, Harley-Davidson, secara resmi mengumumkan penarikan kembali atau recall terhadap hampir 17.000 unit motor mereka. Langkah ini diambil setelah ditemukannya potensi kerusakan pada sistem pengereman belakang yang bisa berakibat fatal bagi keselamatan pengendara di jalan raya.
Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh National Highway and Traffic Safety Administration (NHTSA), yang dikutip Visordown, Jumat (24/4/2026), terdapat cacat desain yang cukup krusial pada tata letak komponen internal motor. Diketahui bahwa jalur selang rem belakang posisinya terlalu dekat dengan Body Control Module (BCM), yaitu unit komputer yang mengatur sistem elektronik motor. Hal ini menyebabkan risiko gesekan yang tidak diinginkan selama motor dioperasikan.
Gesekan yang terjadi secara terus-menerus antara selang rem dan modul BCM tersebut dapat mengakibatkan pengikisan pada dinding selang. Jika dibiarkan, selang akan berlubang dan menyebabkan kebocoran minyak rem. Dalam skenario terburuk, tekanan rem akan hilang sepenuhnya, sehingga pengendara tidak dapat menghentikan laju motor menggunakan rem belakang secara tiba-tiba.
Adapun model-model yang masuk dalam daftar penarikan ini mencakup beberapa lini populer Harley-Davidson, seperti Heritage Classic (FLHC), Street Bob (FXBB), serta varian Low Rider S (FXLRS) dan Low Rider ST (FXLRST). Para pemilik model-model tersebut diharapkan segera melakukan pengecekan mandiri atau menghubungi dealer resmi terdekat untuk memastikan keamanan unit mereka.
Pihak Harley-Davidson sendiri telah menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas insiden ini. Mereka berjanji akan mengganti komponen dudukan BCM serta perangkat keras terkait tanpa memungut biaya satu sen pun dari pemilik motor. Selain itu, teknisi dealer juga diinstruksikan untuk melakukan inspeksi menyeluruh pada selang rem belakang untuk memastikan tidak ada kerusakan dini.
Proses pemberitahuan resmi kepada para pemilik unit rencananya akan mulai dikirimkan secara serentak pada pertengahan Mei 2026. Meski begitu, para pengguna di Amerika Serikat sudah diperbolehkan untuk menghubungi layanan pelanggan Harley-Davidson lebih awal jika merasa khawatir dengan kondisi motor mereka. Kecepatan penanganan ini menjadi prioritas utama demi menghindari insiden kecelakaan di jalan raya.
Menariknya, sejauh ini laporan penarikan kembali tersebut tampaknya baru terbatas untuk pasar Amerika Serikat saja. Di wilayah Inggris dan Eropa, situs web resmi pemerintah yang menangani recall belum menunjukkan adanya tanda-tanda masalah serupa pada model yang dipasarkan di sana. Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya perbedaan spesifikasi produksi atau tata letak komponen pada unit ekspor ke wilayah tersebut.
Sumber: Beritasatu.com





