SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Kemenkes Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Gigi Dalam Negeri

Kemenkes Dorong Kemandirian Alat Kesehatan Gigi Dalam Negeri

Ilustrasi kesehatan gigi dan mulut. (Freepik.com/Freepik)

Suara Kalbar – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mendorong kemandirian alat kesehatan (alkes) dalam negeri, khususnya di bidang kedokteran gigi dan mulut. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata dan terjangkau bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, dr Lucia Rizka Andalusia, menyampaikan bahwa hasil program cek kesehatan gratis (CGK) yang masih berlangsung menunjukkan masalah kesehatan gigi dan mulut berada pada urutan kelima. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh keterbatasan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gigi.

“Salah satu cara untuk membuat pelayanan terjangkau adalah tersedianya peralatan kedokteran gigi di Indonesia dengan mudah. Untuk itu saya mengapresiasi pihak Cobra Dental Indonesia yang memproduksi alat kesehatan dalam negeri di Indonesia,” ungkap dr Lucia dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (25/2/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bangga menggunakan produk buatan dalam negeri, terutama ketika teknologi kesehatan telah mampu diproduksi di Indonesia. Dokter Lucia menambahkan, penguatan produksi lokal sejalan dengan program quick win Presiden Prabowo Subianto untuk sektor kesehatan, termasuk program skrining kesehatan nasional yang telah menjangkau 70 juta peserta di 10.225 puskesmas.

Senada dengan dr Lucia, Wakil Ketua IV Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg Gagah Daru Setiawan, menyoroti masih terbatasnya ketersediaan alat kesehatan gigi di sejumlah puskesmas.

Ia berharap produk alat kesehatan gigi buatan lokal dapat membantu memenuhi kebutuhan dalam negeri, mengingat sebagian besar fasilitas kesehatan saat ini masih bergantung pada produk impor.

Sementara itu, CEO Cobra Dental Indonesia, dr Adrian Susanto, menyebut kemajuan teknologi harus bersifat inklusif dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan pasien. Karena itu, perusahaan berkomitmen merancang alat yang mampu mendukung tenaga medis dalam memberikan perawatan berkualitas tinggi demi masa depan kedokteran gigi Indonesia.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan