BMKG Kalbar Keluarkan Peringatan Dini: Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah, 1–7 Desember 2025
Pontianak (Suara Kalbar) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi sepanjang periode 1 hingga 7 Desember 2025. Melalui laporan analisis dan prospek cuaca yang diperbarui pada Senin, 1 Desember 2025 pukul 07.00 WIB, BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan.
Dalam informasi resminya, BMKG menyampaikan agar masyarakat waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada 1–7 Desember 2025. Kondisi tersebut berpeluang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor, terutama di wilayah yang memiliki topografi rawan.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah tertentu pada 6 dan 7 Desember 2025. Ancaman karhutla dipicu oleh kondisi atmosfer yang mengindikasikan tingkat kekeringan dan cuaca cerah berkepanjangan di wilayah rentan.
“Selamat pagi Mitra BMKG Kalbar. Kami mengimbau agar masyarakat terus memantau informasi perkembangan cuaca terkini dan mewaspadai potensi cuaca ekstrem serta bahaya karhutla dalam beberapa hari ke depan,” tulis BMKG dalam pesan peringatannya.
BMKG juga menyarankan pemerintah daerah, aparat penanggulangan bencana, dan masyarakat untuk melakukan langkah mitigasi sesuai kondisi wilayah masing-masing. Di daerah berpotensi hujan lebat, warga diminta mewaspadai genangan air, pohon tumbang, dan peningkatan debit sungai. Sementara itu, di wilayah rentan karhutla, BMKG mengimbau agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan.
Informasi lengkap mengenai analisis cuaca dan peringatannya dapat diakses melalui situs resmi: kalbar.bmkg.go.id.
Dengan adanya peringatan ini, masyarakat diharapkan tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk meminimalkan risiko bencana akibat dinamika cuaca di Kalimantan Barat.
Sumber: BMKG
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






