SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Melawi Pelajar di Melawi Dapat Pesan Khusus dari Kapolres

Pelajar di Melawi Dapat Pesan Khusus dari Kapolres

Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon saat berkunjung ke SMAN 1 Nanga Pinoh.[Suarakalbar.co.id/Dea K Wardhana]

Melawi (Suara Kalbar)-  Lapangan SMA Negeri 1 Nanga Pinoh dipenuhi semangat ratusan siswa. Di bawah langit yang cerah, bendera merah putih berkibar gagah, sementara para guru, kepala sekolah, dan pelajar berdiri khidmat.

Namun, ada yang istimewa pada upacara kali ini. Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, hadir sebagai pembina upacara,Senin pagi (25/8/2025).

Kehadiran Kapolres memberi warna berbeda. Ia memberikan pesan khusus kepada para pelajar. Dengan suara tegas namun penuh kehangatan, Kapolres menyampaikan amanat yang menyentuh hati para pelajar-pelajar.

“Di momentum ini kami mengingatkan, hindari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, aksi kebut-kebutan, bullying, dan tindakan melawan hukum yang hanya akan merusak harapan dan cita-cita kalian,” ujarnya lantang.

Pesan itu bukan sekadar formalitas. Kapolres benar-benar mengajak generasi muda Melawi untuk melangkah di jalan yang benar. Ia menekankan bahwa setiap cita-cita membutuhkan perjuangan dan disiplin sejak dini.
“Meraih cita-cita tentu memerlukan perjuangan yang luar biasa. Semua harus dipersiapkan dari sekarang, ” katanya.

“Kami berharap, suatu saat ada dari kalian yang bisa berdiri di sini menggantikan kami,” tambahnya, memberi motivasi.

Suasana menjadi akrab setelah upacara selesai. AKBP Harris menyalami para petugas upacara satu per satu, memberi apresiasi atas tugas yang dijalankan dengan baik.

Ia juga menyerahkan bantuan sarana kontak kepada pihak sekolah, yang diterima langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Nanga Pinoh.

Bagi para pelajar, hari itu menjadi lebih dari sekadar rutinitas upacara bendera. Kehadiran Kapolres menghadirkan inspirasi, bahwa masa depan tidak boleh dikorbankan oleh hal-hal negatif.

Sebaliknya, masa depan harus digenggam dengan prestasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan daerah.

Sebuah pesan sederhana namun kuat bergema di lapangan sekolah pagi itu: hindari hal-hal yang merusak masa depan, dan songsong cita-cita dengan kerja keras serta prestasi.

Penulis: Dea Kusumah Wardhana

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play