Krisantus Blak-blakan Sebut APBD Kalbar Belum Mampu Tampung Sekolah Gratis Seutuhnya
Pontianak (Suara Kalbar) – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, mengakui secara terbuka bahwa kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar saat ini belum cukup untuk menanggung biaya pendidikan gratis secara penuh.
Terkait meniru kebijakan pendidikan gratis dari SD hingga S3 yang diluncurkan pemerintah Kalimantan Timur, Krisantus mengatakan bahwa Kalbar sudah mulai mengambil langkah awal, khususnya di sektor pendidikan swasta.
“Kita sudah mulai dengan swasta. Sekarang kan banyak sekolah-sekolah swasta yang hidup segan, mati tak mau. Jadi mereka sangat tergantung kepada SPP murid. Sekarang kita akan berlakukan seperti sekolah negeri. Jadi artinya mereka kita bantu dana BOS untuk tingkat SMA. Karena SMA yang konekan (terhubung ke) provinsi. SMA, SMK, dan SLB. Sedangkan SMP dan SD itu adalah kewenangan kabupaten/kota. Jadi kita sudah mulai untuk melakukannya,” jelas Krisantus.
Namun, saat ditanya soal kemungkinan pembiayaan penuh oleh APBD, Krisantus tidak menampik adanya kendala ketidakmampuan.
“Kalau semua untuk saat ini belum mampu. Belum mampu. Dengan kemampuan keuangan daerah kita, kalau semua untuk saat ini belum mampu,” ujarnya blak-blakan.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagai langkah kunci menuju terwujudnya pendidikan gratis secara menyeluruh.
“Maka saya minta dukungan seluruh komponen masyarakat, seluruh stakeholder, seluruh pelaku usaha, bantu Kalimantan Barat, bantu kita mengoptimalkan pendapatan asli daerah. Kalau itu sudah terwujud semua, peraturan gubernur sudah bisa diterapkan, kemudian kapal kerug kita sudah berfungsi, kemudian juga sektor pertambangan kita sudah kita atur. Saya yakin Kalimantan Barat akan maju ke depan,” pungkasnya.
Penulis: Maria
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





