SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Ilmuwan Temukan Leluhur Dinosaurus Kecil, Tingginya Hanya 10 Cm

Ilmuwan Temukan Leluhur Dinosaurus Kecil, Tingginya Hanya 10 Cm

Kongonaphon. [Amnh.org]

Suara Kalbar– Para ilmuwan menemukan leluhur dinosaurus sangat kecil, disebut Kongonaphon kely. Dikenal sebagai pembunuh serangga kecil, K. kely hidup di Madagaskar sekitar 237 juta tahun lalu selama Periode Trias.

Tinggi hewan ini hanya 10 sentimeter dan
dipercayai ilmuwan sebagai leluhur terakhir dari semua dinosaurus dan
pterosaurus yang akan memulai kebangkitan pembunuh serangga.

“Ada persepsi umum dinosaurus
sebagai raksasa. Tetapi hewan baru ini sangat dekat dengan perbedaan
dinosaurus dan pterosaurus, dan ini sangat kecil,” ucap Christian
Kammerer, paleontolog dari North Carolina Museum of Natural Sciences,
seperti dikutip dari Science Alert, Kamis (9/7/2020).

Sayangnya, tidak banyak spesimen dari
garis keturunan Ornithodira yang pernah ditemukan dan dipelajari
sehingga para ilmuwan tidak mengetahui secara jelas bagaimana makhluk
purba seperti itu berevolusi.

Para ilmuwan pertama kali menemukan fosil
K. kely pada 1988 di sebuah situs fosil di Madagaskar barat daya,
bersama dengan sisa-sisa ratusan spesimen kuno lainnya.

“Butuh beberapa waktu sebelum kita dapat
fokus pada fosil-fosil ini, tetapi begitu kita menganalisisnya, jelas
kita memiliki sesuatu yang unik dan layak untuk dilihat lebih dekat,”
kata John Flynn, paleontolog dari American Museum of Natural History.

K. kely merupakan spesies terkecil yang
diketahui dalam keluarga dinosaurusomorph awal yang disebut
Lagerpetidae. Ornithodira memang diketahui memiliki tubuh kecil, tetapi
dengan penemuan K. kely baru-baru ini, para ilmuwan menyadari bentuk
kecil spesimen ini bukan sebuah kebetulan.

“Meskipun dinosaurus identik dengan
gigantisme, suatu analisis evolusi ukuran tubuh pada

dinosaurus dan
archosaurus lainnya dalam konteks takson ini dan bentuk-bentuk terkait
menunjukkan bahwa anggota kelompok yang paling awal, berbeda mungkin
lebih kecil daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan bahwa peristiwa
miniaturisasi mendalam terjadi di dekat pangkal garis keturunan burung,”
tulis para ilmuwan dalam makalah penelitian.

Kongonaphon. [Amnh.org]
Kongonaphon. [Amnh.org]

Bukti
untuk mendukung gagasan tersebut dapat dilihat dari bentuk gigi
pembunuh serangga kecil yang lecet di atasnya, menunjukkan konsisten
dengan diet serangga cangkang keras.

Jika para ilmuwan benar, mungkin saja
leluhur dinosaurus dan pterosaurus yang lebih kecil ini mengadaptasi
kerangka kecil mereka untuk menyerang zona sumber daya yang sebelumnya
tidak ditempati oleh archosaurus.

Dengan melakukan hal itu, kemungkinan
pergeseran ke bentuk tubuh kecil ini membantu K. kely dan jenis
archosaur lainnya, membuka dan mengembangkan sifat-sifat lain yang akan
menjadi andalan kelangsungan hidup keturunan spesies. Penelitian ini
sendiri telah dilaporkan dalam PNAS.

Sumber : Suara.com

Komentar
Bagikan:

Iklan