Pemkab Sanggau Gelar Rakor Penanggulangan Pasca Banjir
![]() |
| Bupati Sanggau Paolus Hadi memimpin Rapat Koordinasi penanganan permasalahan pasca bencana banjir di Ruag Rapat Wakil Bupati Sanggau, Senin (13/7/2020). |
Sanggau (Suara Kalbar) – Pasca bencana banjir bandang yang melanda Dusun Gramajaya dan Dusun Nekan Desa Nekan Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau pada Rabu (8/7/2020) lalu.
Pemerintah Kabupaten Sanggau mengambil langkah-langkah dengan mengadakan rapat koordinasi penanganan permasahalan pasca bencana banjir yang dipimpin langsung Bupati Sanggau Paolus Hadi di Ruang Rapat Wakil Bupati Sanggau, Senin (13/7/2020).
Kegiatan tersebut diikuti Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka dan sejumlah kepala dinas instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Bina Marga Dan Pengairan, Dinas Cipta Karya, Dinas Perkebunan Dan Perternakan, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Dinas Pemerintah Desa.
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tim Reaksi Cepat.
“Meskipun bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Sanggau hanya sebentar, namun dampak yang dirasakan sangat besar dan masih dirasakan hingga saat ini,” ujar Bupati Sanggau Paolus Hadi.
Dia menjelaskan, kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang menjadi korban bencana banjir tersebut, melainkan juga turut timbul permasalahan sejumlah infrastruktur yang juga rusak seperti pagar SDN 08 Nekan, Kantor Desa Nekan dan putusnya jembatan penghubung akses utama
Dusun Gramajaya menuju Dusun Punti Kayan yang harus segera diperbaiki.
Paolus Hadi setidaknya ada dua dusun yang terdampak banjir yaitu dusun Gramajaya ada 135 rumah warga terendam dan di Dusun Nekan 118 rumah warga juga terendam.
“Oleh karena itu sangat penting bagi seluruh pihak terkait, khususnya mereka yang memiliki tanggung jawab dan memiliki kewenangan dalam penanganan bencana banjir di Kabupaten Sanggau, untuk dapat benar-benar melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan kewenangan mereka untuk menangani permasalahan pasca banjir serta meminimalisir terjadinya bencana banjir di masa yang akan datang,” katanya.
Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot berharap proses bantuan kepada masyarakat harus cepat dilaksanakan karena masyarakat yang terdapak sudah mulai kesulitan dalam memperoleh air bersih serta bahan pangan untuk sehari-hari.
“Kemudian untuk rumah yang rusak serta lahan pertanian yang terdampak untuk segera didata agar dapat diperbaiki,” kata Ontot.
Penulis : Rilis Pemkab Sanggau / Ucok
Editor : Hendra






