SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Pengabdian kepada Masyarakat: Sosialisasi Parenting pada Siswa sebagai Upaya Meningkatkan Resiliensi Siswa MAN 2 Kota Pontianak

Pengabdian kepada Masyarakat: Sosialisasi Parenting pada Siswa sebagai Upaya Meningkatkan Resiliensi Siswa MAN 2 Kota Pontianak

Nur Kur’ani dari Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah Pontianak saat mengadakan pengabdian di MAN 2 Kota Pontianak. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Pontianak (Suara Kalbar) – Nur Kur’ani dari Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah Pontianak mengadakan pengabdian di MAN 2 Kota Pontianak.

Lokasi ini terpilih dikarenakan sekolah yang bersangkutan merupakan salah satu sekolah yang terdapat banyak siswa dari strata sosial yang berbeda tapi mereka memiliki banyak prestasi.

Namun pada masa ini siswa masih dalam kategori remaja. Masa remaja yang saat ini sedang dilalui para siswa MAN 2 Kota Pontianak merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa yang mengalami perubahan dan memiliki persoalan pada aspek emosional, sosial, fisik, keluarga, sekolah dan masyarakat yang dapat memicu terjadinya masalah kesehatan mental (Devita, 2021).

Selama bersekolah di MAN 2 Kota Pontianak para siswa memenuhi kewajibannya untuk belajar dengan sangat baik di sekolah termasuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan perlombaan-perlombaan dari berbagai sekolah di Indonesia.

Saat siswa mengikuti perlombaan terkadang mereka mengalami overthinking terhadap dirinya dan orang lain sehingga mereka kadang-kadang mengalami kejenuhan dalam belajar. Hal ini terjadi karena rendahnya pemahaman para siswa tentang resiliensi.

Apabila hal ini dibiarkan terus menerus maka akan berdampak pada diri siswa sendiri seperti menurunnya prestasi belajar siswa dan menurunnya kemandirian belajar siswa di sekolah.

Oleh karena itu diperlukan sosialisasi supaya siswa lebih memahami dan membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya resiliensi pada kehidupan siswa.

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pemahaman kepada para siswa MAN 2 Kota Pontianak tentang manfaat parenting untuk meningkatkan resiliensi siswa dan sebagai upaya pengentasan permasalahan siswa.

Adapun yang dimaksud dengan resiliensi ialah kemampuan yang dimiliki siswa untuk menghadapi, mencegah dan menghilangkan efek-efek yang merugikan dari kondisi yang tidak menyenangkan atau mengubah kondisi kehidupan yang menyengsarakan menjadi suatu hal yang wajar untuk di atasi (Desmita, 2010).

Pelaksanaan kegiatan terdiri beberapa tahap:

1. Pemberian Pre Test

Dikumpulkan sejumlah siswa dari kelas XI dan XII ke Basement MAN 2 Kota Pontianak untuk mengikuti sosialisasi. Kemudian tim pengabdian beserta pihak-pihak yang dilibatkan dalam kegiatan ini menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam kegiatan pengabdian.

Setelah semua siap tim pengabdian mempersilahkan kepala sekolah untuk membuka kegiatan pengabdian ini dan setelah itu diserahkan kembali kepada tim pengabdi untuk melaksanakan pengabdian yang dimulai dengan pemberian Pre-test kepada semua siswa.

2. Pemberian Materi dengan metode ceramah dan game yang berkaitan dengan parenting serta resiliensi

Setelah semua siswa mengisi pre-test barulah dilakukan pemberian materi oleh narasumber kepada para siswa. Pertama-tama pemateri menyampaikan tentang resiliensi, kemudian dilanjutkan dengan materi kedua tentang parenting.

Pemberian materi diselingi dengan bermain game oleh para siswa. Dari penyampaian materi tersebut banyak siswa yang antusias untuk bertanya. Dari beberapa pertanyaan siswa dapat diketahui bagaimana resiliensi yang mereka miliki saat ini serta bagaimana pola pengasuhan yang siswa dapati di rumah.

Sehingga setelah kegiatan sosialisasi selesai, para siswa di MAN 2 Kota Pontianak memiliki pemahaman baru tentang resiliensi dan parenting sehingga diharapkan kegiatan ini dapat memberikan perubahan sikap dan perilaku.

Untuk kedepannya diharapkan siswa dapat menerapkan pengetahuan yang mereka dapat dari sosialisasi ini dalam kehidupannya sehari-hari.

3. Pemberian Post Test

Setelah mitra mengikuti kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pemberian post test kepada para siswa agar tim pengabdi mengetahui perubahan pemahaman siswa sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi.

Dampak yang akan dirasakan pada kegiatan ini adalah mitra dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai resiliensi dan parenting sehingga siswa dapat menerapkan hal tersebut dalam dalam kehidupan sehari-hari.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan