SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News KADIN Minta Pemerintah Terbitkan SK Pembentukan Pokja Percepatan KEK, KI dan PSN

KADIN Minta Pemerintah Terbitkan SK Pembentukan Pokja Percepatan KEK, KI dan PSN

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang KEK, KI dan PSN, Akhmad Ma’ruf Maulana, dalam rapat koordinasi dengan perwakilan kementerian terkait KEK, KI, dan PSN, Jumat (6/12/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Kadin Indonesia

Suara Kalbar– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pemerintah menerbitkan surat keputusan (SK) pembentukan pokja terkait Percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI) dan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang KEK, KI dan PSN, Akhmad Ma’ruf mengatakan, kelompok kerja (Pokja) yang dibentuk oleh Kadin Indonesia Bidang KEK, KI dan PSN bersama dengan unsur pemerintah bertujuan untuk mendorong dan mempercepat pertumbuhan ekonomi 8,0 persen sesuai harapan pemerintah.

Pokja ini terdiri dari berbagai kementerian terkait seperti Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian ATR/BPN

“Kami meminta supaya Pokja ini dibentuk, kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, Menko Perekonomian, Menko Infrastruktur, supaya Pokja ini betul-betul dibentuk, di-SK-kan secara resmi,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang KEK, KI dan PSN, Akhmad Ma’ruf Maulana, usai rapat koordinasi dengan perwakilan Kementerian terkait di Jakarta, Jumat (6/12/2024).

Akhmad Ma’ruf mengatakan, Kadin akan terus mengawal proyek-proyek yang terhambat yang dimiliki oleh anggota Kadin dan swasta, khususnya proyek-proyek yang non-APBN. Usulan Pokja percepatan PSN non-APBN ini kata Dia, akan dilaporkan kepada Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie.

“Jadi kita akan mengawal supaya realisasi cepat, nah ini kan teman-teman bergabung semuanya komplit, para pelaku PSN dan KEK hadir, dan sangat berharap pemerintah bisa memberi kemudahan, dipercepat, tujuannya itu,” katanya dilansir dari ANTARA.

Hingga 2024, diperkirakan realisasi investasi di kawasan industri PSN mencapai Rp68 triliun. Berdasarkan hasil estimasi dan simulasi penambahan nilai investasi pada KI, target investasi dalam jangka menengah pada 2029 triliun Rp481 triliun.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan